Breaking News:

Konsumsi Pertalite, Pertamax, Premium, dan Pertamax Turbo di Ciayumajakuning Meningkat

Konsumsi Pertalite naik menjadi sekitar 85 persen dibanding periode sebelum PLB dimulai, yakni mencapai 82 persen.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Foto ISTIMEWA
Petugas SPBU saat mengisi Pertamax Turbo ke sepeda motor konsumen, Sabtu (23/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT Pertamina Regional Jawa Bagian Barat mencatat konsumsi Perta Series di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) meningkat.

Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, mengatakan, peningkatannya mencapai 99 persen dari total konsumsi normal harian BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo) yang mencapai lebih dari 1200 Kiloliter (KL).

Menurut dia, meningkatnya konsumsi Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo tersebut berlangsung sejak Program Langit Biru (PLB) diberlakukan.

"PLB diberlakukan sejak November 2020, dari situ konsumsi Perta Series meningkat," kata Eko Kristiawan melalui keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Sabtu (23/1/2021).

Baca juga: 4 Gunung Berapi Berstatus Siaga Termasuk Gunung Merapi, Warga Diimbau Tetap Berada di Radius Aman

Baca juga: Terancam Hukuman Seumur Hidup Karena Korupsi Rp 1,1 M, Ketua KONI Kota Tasik: Ikuti Proses Hukumnya

Baca juga: Pandemi Belum Berakhir, Pemasukan Pajak di Majalengka Tahun 2021 Khawatir Tidak Lampaui Target

Ia mengatakan, sebelum PLB diluncurkan tingkat konsumsi Perta Series hanya mencapai 93 persen dari total konsumsi harian BBM jenis gasoline di wilayah Ciayumajakuning.

Peningkatan proporsi paling besar dari keseluruhan konsumsi gasoline tercatat pada BBM jenis Pertalite (RON 90).

Konsumsi Pertalite naik menjadi sekitar 85 persen dibanding periode sebelum PLB dimulai, yakni mencapai 82 persen.

"Kami turut mengapresiasi kepedulian masyarakat sudah mulai beralih menggunakan BBM yang angka oktannya yang lebih tinggi," ujar Eko Kristiawan.

Hal itu mencerminkan dukungan masyarakat dalam penerapan penggunaan energi yang lebih bersih untuk meningkatkan kualitas udara dan lingkungan.

Pihaknya juga mencatat konsumsi BBM jenis Premium (RON 88) di wilayah Ciayumajakuning menurun setelah diberlakukannya PLB.

Sejak diselenggarakan PLB, proporsi Premium di wilayah Ciayumajakuning turun menjadi hanya 1 persen, dari sebelumnya mencapai 7 persen.

"Penurunan tertinggi terjadi di wilayah Kota Cirebon, mencapai 100 persen dari rata-rata konsumsi normal harian," kata Eko Kristiawan. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved