Selama Pandemi, Lapasustik Kelas IIA Cirebon Tak Terima Warga Binaan Pindahan dari Luar Daerah
Lapas Khusus Narkotika (Lapasustik) Kelas IIA Cirebon tidak menerima warga binaan baru dari rutan atau lapas lainnya.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Lapas Khusus Narkotika (Lapasustik) Kelas IIA Cirebon tidak menerima warga binaan baru dari rutan atau lapas lainnya.
Terutama warga binaan yang berasal dari rutan maupun lapas di luar wilayah Cirebon.
Menurut Kepala Lapasustik Kelas IIA Cirebon, Nur Bambang Suprihandono, hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Baca juga: Akses Jalan Cikijing-Kuningan Lumpuh Total, Material Longsor Tutup Badan Jalan di Majalengka
Baca juga: Lansia di Sukabumi yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meninggal, Pasien Punya Penyakit Penyerta
"Kebijakan ini diberlakukan selama pandemi Covid-19," ujar Nur Bambang Suprihandono saat ditemui di Lapasustik Kelas IIA Cirebon, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jumat (22/1/2021).
Namun, pihaknya mengakui masih menerima warga binaan pindahan dari Rutan Kelas I Cirebon.
Terutama warga binaan yang telah menjalani proses persidangan dan terjerat kasus peredaran gelap narkotika.
"Selama pandemi ini kami hanya mengupayakan warga binaan pindahan dari wilayah Cirebon," kata Nur Bambang Suprihandono.
Baca juga: Tangis Pilu Keluarga Kapten Afwan Saat Tabur Bunga di Lautan, Jasad Sang Pilot Tak Ditemukan
Ia mengatakan, hal tersebut sesuai kebijakan yang berlaku sehingga tidak bisa menahan saat ada pindahan dari Rutan Kelas I Cirebon.
Hingga kini jumlah warga binaan yang menempati Lapasustik Kelas IIA Cirebon mencapai 670 orang.
Ratusan warga binaan itupun menjalani swab test massal pada hari ini.
Kegiatan itu bekerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon.
Baca juga: Ada 3 Pegawai Lapasustik Kelas IIA Cirebon Terpapar Covid-19, Begini Tanggapan Kadinkes
"Kami berharap seluruh warga binaan yang mengikuti swab test hasilnya negatif Covid-19," ujar Nur Bambang Suprihandono.