3 Pegawai Lapas Khusus Narkotika Cirebon Terpapar Covid-19, Kalapas: Seorang Sudah Sembuh
Karenanya, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon melaksanakan swab test massal terhadap ratusan warga binaan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sebanyak tiga pegawai Lapas Khusus Narkotika (Lapasustik) Kelas IIA Cirebon dinyatakan positif Covid-19.
Karenanya, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon melaksanakan swab test massal terhadap ratusan warga binaan.
Kepala Lapasustik Kelas IIA Cirebon, Nur Bambang Suprihandono, mengatakan, mengatakan, seorang pegawai telah dinyatakan sembuh.
Sementara dua pegawai lainnya masih menjalani isolasi mandiri karena termasuk kategori kasus konfirmasi tanpa gejala.
Baca juga: Detik-detik Pengeroyokan Napi yang Tewas di Lapas Kelas II B Indramayu, Terjadi Jam Makan Sore
Baca juga: Tubuh Bupati Sleman Baru Disuntik Vaksin Sinovac Buatan China, Nyatanya Tetap Saja Positif Covid-19
"Dari tiga orang, satu di antaranya sudah sembuh, dan dua lainnya masih isolasi," kata Nur Bambang Suprihandono saat ditemui saat ditemui di Lapasustik Kelas IIA Cirebon, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jumat (22/1/2021).
Ia mengatakan, swab test massal kali ini sebagai upaya pencegahan untuk memutus penyebaran Covid-19.
Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk memastikan Lapasustik Kelas IIA Cirebon aman dari penyebaran virus corona.
"Upaya pencegahan ini harus dilakukan agar keselamatan petugas dan warga binaan terjamin," ujar Nur Bambang Suprihandono.
Ia menyampaikan, sebanyak 670 warga binaan Lapasustik Kelas IIA Cirebon mengikuti swab test massal tersebut.
Karenanya, pihaknya berharap seluruh warga binaan yang mengikuti swab test massal hasilnya negatif Covid-19.
Kegiatan itu tampak digelar di areal taman Lapasustik Kelas IIA Cirebon.
Para warga binaan pun tampak menjalani swab test di kursi yang telah disediakan.
Namun, barisan kursi tersebut telah diatur sedemikian rupa sehingga saling berjarak kira-kira satu meter.
Selain itu, petugas medis yang melakukan swab test juga tampak mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa hazmat set lengkap.
Baca juga: Tak Disangka, Seperti Ini Reaksi Habib Rizieq Tahu Listyo Sigit Prabowo Selangkah Lagi Jadi Kapolri
Baca juga: Michael Yukinobu Terpaksa Harus Putus dengan Kekasihnya Dampak Kasus Video Asusilanya dengan Gisel