Breaking News:

Pergaulan Remaja di Indramayu Bikin Anak Usia SMP Cepat Nikah, Upaya Lewat Regulasi Tak Mempan

Ada banyak faktor yang mempengaruhi, selain karena sudah menjadi budaya, pengaruh kenakalan remaja juga menjadi penyebab utama.

instagram
Ilustrasi - Pergaulan Remaja di Indramayu Bikin Anak Usia SMP Cepat Nikah, Upaya Lewat Regulasi Tak Mempan 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pernikahan dini di Kabupaten Indramayu masih menjadi persoalan. 

Ada banyak faktor yang mempengaruhi, selain karena sudah menjadi budaya, pengaruh kenakalan remaja juga menjadi penyebab utama.

"Ada juga karena dipaksa dinikahkan oleh orang tuanya, tapi itu sedikit, kebanyakan karena pergaulan bebas dan lain sebagainya, akhirnya terjadi hal-hal berupa pelanggaran moral," ujar Humas Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Engkung Kurniati saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Senin (18/1/2021).

Baca juga: TERUNGKAP Alasan di Indramayu Banyak Pasangan Lakukan Pernikahan Dini, Bikin Miris Pengadilan Agama

Baca juga: Di Indramayu Banyak Suami Ceraikan Istri, Alasannya soal Kebutuhan Biologis karena Istri Lakukan Ini

Baca juga: Pernikahan Dini di Indramayu Sudah Seperti Budaya, Bahkan Ada yang Masih 14 Tahun Sudah Dinikahkan

Mayoritas dari mereka diketahui masih berusia remaja, yakni 16 tahun. Di antaranya bahkan ada yang berusia 14 tahun atau masih seusai anak SMP.

Padahal, seperti diketahui, pemerintah sudah membatasi usia minimal nikah 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan.

Kebijakan itu dibuat melalui UU Nomor 16 Tahun 2019 dan mulai berlaku sejak 15 Oktober 2019 lalu.

Kendati demikian, regulasi itu rupanya tetap belum mampu menekan laju pernikahan dini di daerah Pantura Jabar tersebut walau Kantor Urusan Agama (KUA) sudah berupaya menolak permohonan nikah tersebut.

Pasangan yang hendak menikah di usia dini ini, mengakali regulasi dengan meminta rekomendasi dari Pengadilan Agama dengan alasan yang mendesak, seperti terlanjur berhubungan di luar nikah.

Hal tersebut terungkap dengan melonjaknya jumlah permohonan dispensasi nikah yang dicatat Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Engkung Kurniati di ruang kerjanya, Senin (18/1/2021).
Humas Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Engkung Kurniati di ruang kerjanya, Senin (18/1/2021). (Tribuncirebon.com/Handika Rahman)
Halaman
123
Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved