Breaking News:

Kabupaten Cirebon Terendam Banjir

BPBD Kabupaten Cirebon Catat Ada 7 Kecamatan Terendam Banjir

BPBD Kabupaten Cirebon mencatat tujuh kecamatan yang terendam banjir sejak Minggu (17/1/2021) malam.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Istimewa
Sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur pada Minggu (17/1/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - BPBD Kabupaten Cirebon mencatat tujuh kecamatan yang terendam banjir sejak Minggu (17/1/2021) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, mengatakan, hingga kini banjir masih merendam empat kecamatan.

Sementara banjir di tiga kecamatan lainnya saat ini dipastikan sudah surut.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras Semalaman, Sejumlah Wilayah di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir

Baca juga: BREAKING NEWS - Jalan Raya Penghubung Desa di Ligung Majalengka Tergenang Banjir, Warga Takut Lewat

"Ketinggian airnya juga bervariasi, dari 20 cm hingga 120 cm," kata Alex Suheriyawan saat ditemui di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Senin (18/1/2021).

Ia mengatakan, empat kecamatan yang masih terendam banjir hingga Senin siang di antaranya, Susukan, Panguragan, Gunungjati, dan Suranenggala.

Selain itu, wilayah yang banjirnya sudah surut ialah Plered, Klangenan, dan Arjawinangun.

Menurut dia, Kecamatan Susukan dan Panguragan menjadi wilayah terdampak banjir paling parah.

Pasalnya, hingga kini banjir masih merendam ratusan rumah warga di dua kecamatan tersebut.

"Saat ini, ketinggian air di Susukan dan Panguragan mencapai 20 cm - 80 cm," ujar Alex Suheriyawan.

Alex mengakui daya surut banjir di dua kecamatan tersebut tergolong kurang baik.

Karenanya, hingga kini air masih menggenangi rumah warga, jalanan desa, sejumlah fasilitas publik, dan lainnya.

Ia menyampaikan banjir kali ini disebabkan tingginya curah hujan pada Minggu malam dan meluapnya sungai di kawasan tersebut.

"Tadi malam di Kecamatan Plered menjadi titik paling parah, dan ketinggian airnya mencapai 120 cm, tapi sekarang sudah surut," kata Alex Suheriyawan.

Baca juga: Sepasang Pria dan Wanita Muda Kepergok di Balik Selimut Sedang Apa? Polisi Gerebek Kos di Kota Tasik

Baca juga: RESMI, Vanessa Angel Bebas Murni, Datangi Lapas Pondok Bambu, Begini Reaksinya saat Ditemui Media

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Ciplukan Termasuk Tanaman Liar, Manfaatnya Luar Biasa Banyak untuk Obat Herbal

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved