Breaking News:

Kabar Selebritis

Biasa Dipuji, Raffi Ahmad Harus Terima Nasib Kini Dicaci Maki Orang, Buntut Pesta Setelah Divaksin

Adapun Raffi Ahmad menjadi sorotan setelah kedapatan hadir dalam sebuah acara pesta usai mendapatkan suntik vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan.

(kolase/dok Tribunnws.com/insta story Anya Geraldine)
Raffi Ahmad kedapatan keluyuran dan berkerumun dengan rekan-rekan artisnya tanpa menggunakan masker beberapa jam usai divaksin covid-19 di istana. Hal itu diketahui dari tangkapan layar IG Stories Anya Geraldine yang dibagikan warganet. 

TRIBUNCIREBON.COM - Selebriti kondang Raffi Ahmad kembali menjadi pembicaraan publik. Sayangnya, kali ini bukan karena kabar prestasi.

//

Adapun Raffi Ahmad menjadi sorotan setelah kedapatan hadir dalam sebuah acara pesta usai mendapatkan suntik vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan.

Perkara Raffi Ahmad hadir dalam pesta pun berbuntut panjang.

Dilansir dari Tribunnews.com, kini, Pengacara Publik David Tobing melayangkan gugatan ke Pengadilan Neger Depok mempermasalahkan Raffi Ahmad yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Dalam gugatan bernomor registrasi online PN DPK-012021GV1 tersebut, David meminta agar majelis hakim menghukum Raffi Ahmad.

"Tidak ke luar rumah selama 30 hari sejak menerima vaksinasi kedua," kata David Tobing dalam keterangan yang diterima Tribun, Jumat (15/1/2021).

Petitum tersebut juga tertulis agar Raffi meminta maaf tak hanya di media sosial, tetapi juga di media massa nasional.

David lebih lanjut mengatakan, apa yang dilakukan Raffi usai divaksin adalah hal yang sangat disayangkan.

Baca juga: Hasil Kaji Cepat BPBD, Sejumlah Wilayah di 5 Kecamatan di Indramayu Terdampak Luapan Sungai Cimanuk

"Sudah diberi kepercayaan oleh negara, tapi tidak menghargainya, tidak memberi contoh yang baik untuk masyarakat yang melihat gerak-geriknya. Apalagi Gubernur sudah memberlakukan pengetatan protokol kesehatan sejak 11 Januari kemarin sampai 25 Januari 2020 nanti," kata David.

Apa yang Raffi lakukan, dikatakan David, dapat berdampak signifikan sebab Raffi punya banyak pengikut.

"Nanti dianggap habis vaksin boleh bebas tanpa protokol seenaknya. Seharusnya tindakan Raffi memberikan dampak positif bukan negatif seperti ini," lanjut David.

Gugatan yang dikenakan kepada Raffi sendiri yakni gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), akibat dianggap melanggar aturan terkait protokol kesehatan.

Baca juga: Kabar Buruk bagi Timnas U-19, Pelaksanaan Piala AFC U-19 Dibatalkan karena Masalah Ini

PMH tersebut di antaranya mengacu kepada Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Covid-19, Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-29 dan Undang-Undang No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved