Gempa Dua Kali Guncang Sulawesi Barat, Warga Berhamburan Keluar Rumah, Getaran Terasa Hingga Bone
Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dua kali diguncang gempa tektonik, Kamis (14/1/2020).
TRIBUNCIREON.COM- Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dua kali diguncang gempa tektonik, Kamis (14/1/2020).
Gempa bumi pertama dengan kekuatan magnitudo 5.9 SR terjadi pada Pukul 13.35.49 WIB. Berpusat di Kabupaten Majene.
Kemudian, gempa bumi susulan pukul 14.00 WIB dengan kekuatan magnitudo 4.9 SR.
Dampak gempa warga histeris dan berhamburan keluar rumah.
Bahkan ada yang meninggalkan rumah kemudian mengungsi ke daerah ketinggian.
Sebagian warga mengungsi ke pintu gerbang kota Mamuju karena daerah tersebut merupakan daerah ketinggian.
Salah seorang warga Mamuju, Isma, mengaku sangat kaget dan langsung lari keluar rumah.
Baca juga: Setiap Desa di Majalengka Bakal Terima Rp 200 Juta dari Pemkab untuk Program Padat Karya
Baca juga: Syekh Ali Jaber Pernah Mencium Kaki Seorang Hafiz Cilik, Irfan Hakim Kaget Saat Dengar Alasannya
"Keras sekali guncangannya," katanya.
Isma mengaku saat gempa terjadi dia sementara tidur kemudian terbangun karena merasakan getaran yang keras.
"Saya sementara tidur, tiba-tiba gempa dan saya langsung lari keluar rumah,"ujarnya.
Warga Mamuju mengungsi ke batas kota akibat gempabumi tektonik 5.9 magnitudo. ( TRIBUN TIMUR/NURHADI)
Warga berhamburan
Gempa ini dinyatakan tidak berpotensi terjadi tsunami.
Namun warga tetap diimbau waspada adanya gempa susulan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui adanya korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa bumi.
Baca juga: Mobil Ambulan Pengangkut Jenazah Covid-19 Masuk Lubang Saat Hendak Menuju Pemakaman di Majalengka
Seorang warga Tatoa, Kecamatan Mamasa, Padli mengaku kaget merasakan adanya gempa secara beruntun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/gempa-ilustrasi.jpg)