Breaking News:

Pilot Sriwijaya Air SJ 182 Kapten Afwan Sempat Lari ke Mushala Sebelum Terbang, Ini Status WA-nya

Ada satu kebiasaan yang selalu dilakukan Kapten Afwan Zamzami, pilot Sriwijaya Air hilang kontak di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Istimewa
Kapten Afwan adalah pilot dari pesawat Sriwijaya Air SJ812 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) siang. 

TRIBUNCIREBON.COM – Ada satu kebiasaan yang selalu dilakukan Kapten Afwan Zamzami, pilot Sriwijaya Air hilang kontak di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

//

Rupanya, Kapten Afwan shalat sebelum terbang.

Banyak teman Kapten Afwan yang memberikan kesaksian kalau dia adalah seorang pilot pesawat terbang yang sangat religius.

Oleh teman-teman yang mengenal, Kapten Afwan biasa dipanggil dengan sebutan ustaz atau Bang Haji.

Kapten Afwan dikenal sangat menjaga shalatnya, terutama shalat lima waktu. Dia meyakini bahwa amalan utama seorang Muslim adalah shalat. 

Sebab, amalan shalat wajib itulah yang akan menentukan seorang muslim akan masuk surga atau neraka.

Baca juga: TANGIS PONIJAN Semakin Pilu, Anak Ada di Pesawat Sriwijaya Air, Cucu Baru Dua Bulan di Kandungan

Baca juga: Mesin Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Diduga Masih Menyala saat Masuk Air, Pesawat Tak Meledak di Udara

Baca juga: Mengenal Suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono yang Tersangkut Narkoba, Ini Pekerjaannya

Baca juga: 23 Orang Belum Ditemukan, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak untuk Cari Korban Longsor Cimanggung

Pesan kebaikan itu pula yang tersemat dalam status WA terakhir Kapten Afwan di ponselnya saat menerbangkan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Dalam status WA terakhir itu, Kapten Afwan menyematkan foto dan kepsyen :

Setinggi apapun aku terbang, tidak akan mencapai surga bila tidak shalat lima waktu”

Pesan pengingat yang penting agar setiap Muslim selalu menjaga shalat karena amalan shalat lima waktu adalah amalan pertama yang akan diperhitungkan oleh sang pencipta Allah SWT.

Sosok Captai Afwan yang religius ini dicerikan presenter Arie Untung.

Presenter Arie Untung mengunggah foto pilot Sriwijaya Air SJ 182, Kapten Afwan Minggu (10/1/2021) di akun Instagram-nya.

Ternyata sosok pilot Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) itu merupakan kakak kelasnya sewaktu di SMA dulu.

Tampak dalam unggahan foto dari akun Instagram @ariekuntung Kapten Afwan yang mengenakan peci putih sedang mengacungkan jempol di dalam kokpit pesawat.

“Pilot #sj182 Capt H Afwan ternyata adalah kakak kelasku di @sman38.jakarta angkatan 85, beda jauh angkatannya belum sempat ketemu tapi banyak kisah2 baik mengenai beliau,” tulis Arie di keterangan unggahannya, seperti dikutip kompas.tv.

Diceritakan Arie bahwa Kapten Afwan di kantor adalah seorang ustadz yang penyabar. Kopiah putih selalu dipakainya dan tidak pernah lupa mengajak orang lain sholat.

“Kalau mau terbang lari dulu ke musholla utk sholat,” ungkap Arie.

Arie mengunggah dua gambar di akun Instagramnya. Selain foto pilot Sriwijaya Air SJ 182, ia juga membagikan status WhatsApp yang kabarnya diunggah Kapten Afwan sebelum peristiwa jatuhnya pesawat tersebut.

“Silakan digeser kabarnya status terakhir wa nya adalah sebuah pengingat buat banyak orang,” tulis Arie.

Status WA terakhir Kapten Afwan tersebut menampilkan ilustrasi Superman yang sedang melaksanakan sholat disertai kalimat sebagai berikut, 

“Setinggi apapun aku terbang, tidak akan mencapai surga bila tidak shalat lima waktu”

Beredar foto status WhatsApp terakhir yang dibagikan Kapten Afwan, pilot Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh Sabtu (9/1/2021). (Sumber: Twitter)

Di akhir unggahan fotonya, Arie pun mengucapkan doa untuk Kapten Afwan.

“Selamat jalan bang Haji Afwan Zamzami,” ucap Arie Untung.

Diketahui Kapten Afwan merupakan Alumni Ikatan Dinas Pendek (IDP) IV Tahun 1987. Ia tercatat pernah menjadi penerbang TNI AU.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Indan Gilang menjelaskan Capt Afwan pernah bertugas di Skadron Udara 4 dan Akadron Udara 31.

"Capt Afwan adalah Penerbang TNI AU periode 1987-1998, beliau terbang di Skadron Udara 4 dan Akadron Udara 31. Alumni dari IDP IV tahun 1987," ujar Indan Gilang, saat dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2021). 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved