3 Jalur Pendakian Gunung Ciremai dari Kuningan Ditutup, Ini Penyebabnya
Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menutup jalur pendakian Gunung Ciremai yang berada di Kabupaten Kuningan.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menutup jalur pendakian Gunung Ciremai yang berada di Kabupaten Kuningan.
Penyebabnya, tak lain adalah karena adanya kebijakan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyrakat ( PPKM) di Kabupaten Kuningan.
“Penutupan jalur pendakian tersebut dilakukan menyusul diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan penutupan seluruh objek wisata di Kabupaten Kuningan,” kata Kepala BTNGC Kuningan, Kuswandono saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/1/2021).
Baca juga: Ini 7 Daerah di Jabar yang Akan Memulai Vaksinasi Covid-19 Pada 14 Januari
Baca juga: INFO Bagi Goweser! Ada Sirkuit Downhill di Gunung Ciremai, Kapolres dan Dandim Langsung Test Drive
Baca juga: Daftar Harga Terbaru HP Unggulan Realme C15, Realme 7 Pro hingga Realme X50 Pro 5G, Januari 2021
Tujuan dari tiga jalur pendakian ditutup untuk melakukan pencegahan terhadap paparan Covid-19 di daerah Kuningan.
“Sesuai dengan kebijakan pemerintah kita kompak penyebaran covid di daerah,” katanya.
Untuk diketahui titik jalur pendakian menuju Gunung Ciremai yang berada di Kabupaten Kuningan itu tercatat ada tiga jalur pendakian.
“Dari ketiga jalur pendakian itu masing-masing di jalur Palutungan, masuk Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur dan Desa Linggarjati serta Linggasana itu masuk Kecamatan Cilimus,” ujarnya.
Keikutsertaan dalam penutupan jalur pendakian, kata dia, BTNGC tidak mengumumkan secara khusus perihal penutupan tersebut.
"Penutupan di umumkan khusus dan ini seperti terjadi di jalur pendakian di Majalengka yang sempat ditutup beberapa minggu kemarin," katanya.
Jika dalam sepakan ini terjadi pada calon pendaki melakukan booking online, kata dia, pihak BTNGC akan melakukan pengalihan pendakian melalui jalur Apuy di Kabupaten Majalengka.
“Kalau ada pendakian sudah boking online itu akan dialihkan melalui jalur Apuy di Majalengka,” katanya. (*)