Breaking News:

Catat, PT KAI Terapkan Syarat Baru untuk Perjalanan Jarak Jauh, Mulai Berlaku 9 Januari 2021

Penumpang kereta api jarak jauh wajib menunjukan surat keterangan hasil negetif tes RT-LCR atau hasil non reaktif Rapid Test Antigen.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Cipta Permana.
Suasana antrean Rapid test Antigen di Stasiun Kiaracondong, Selasa (22/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bagi pengguna jasa kereta api jarak jauh wajib menunjukan surat keterangan hasil negetif tes RT-LCR atau hasil non reaktif rapid test antigen.

Ketentuan tersebut berlaku mulai tanggal 9 sampai dengan 25 Januari 2021.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, luqman Arif mengatakan, ketentuan baru ini sesuai dengan Surat Edaran Kemenhub No 4 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19.

"KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (8/1/2021).

Baca juga: Sarwendah Kini Dalam Masalah Besar, Mengaku Kalau Ada Orang yang Menguntitnya, Ngadu ke Ruben Onsu

Baca juga: Danramil Cimanggung Meninggal Tertimbun Longsor Susulan Saat Evakuasi, 11 Tewas, 8 Masih Dicari

Baca juga: CERITA PILU Istri dan 3 Anaknya Jadi Korban Pesawat Jatuh Sriwijaya Air, Yaman Zai Menangis Histeris

Luqman Arif menjelaskan, masa berlaku surat keterangan itu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Namun, syarat tersebut tidak berlaku bagi pelanggan yang usianya di bawah 12 tahun.

Lanjut dia, semua pelanggan KA Jarak Jauh pun kondisinya harus dalam keadaan sehat dan tidak menunjukan gejala mirip Covid-19, seperti menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam.

Suhu badan penumpang tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, memakai face shield, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

Para pelanggan juga tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. 

Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum.

"Terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut," ucapya.

Luqman Arif menambahkan, jika di dalam perjalanan ada pelanggan yang menunjukan gejala Covid-19, maka ia tidak boleh melanjutkan perjalanan.

Pelanggan tersebut akan diturunkan di stasiun terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

"Untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol Kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,"  ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved