Breaking News:

Selama 2020 Kasus Narkoba di Kabupaten Cirebon Meningkat Dibanding Tahun Sebelumnya

pihaknya menargetkan 20 kasus penyalahgunaan narkoba yang belum terungkap pada 2020 dapat diselesaikan pada awal tahun ini.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon selama 2020 tampaknya meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, jajarannya menangani 88 kasus penyalahgunaan narkoba selama 2020.

Sementara sepanjang 2019 terdapat 86 kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangani Satnarkoba Polresta Cirebon.

Baca juga: Longsor Terjang 14 Rumah di Perum Pondok Daud, 12 Orang Diduga Tertimbun, Evakuasi Terkendala Alat

Baca juga: PREVIEW AC Milan vs Torino di Stadion San Siro Minggu Dini Hari, Cek Link Live Streaming di Sini

Baca juga: Dua Kecamatan di Majalengka Ini Nol Pasien Aktif Covid-19, Seluruh Pasien Positif Sudah Sembuh

"Ada peningkatan dua kasus penyalahgunan narkoba di wilayah hukum Polresta Cirebon," ujar M Syahduddi kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (9/1/2021).

Ia mengatakan, dari 88 kasus yang ditangani selama 2020, 66 kasus di antaranya telah terungkap.

Sebanyak 18,24 gram sabu-sabu, 171,85 gram ganja, dan lebih dari 1,2 juta butir obat keras golongan G juga berhasil diamankan sebagai barang bukti.

Selain itu, pihaknya menargetkan 20 kasus penyalahgunaan narkoba yang belum terungkap pada 2020 dapat diselesaikan pada awal tahun ini.

Mengingat belum lama ini jajaran Polresta Cirebon telah merilis 23 kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangani selama November - Desember 2020.

"23 kasus itu masih penyidikan, sehingga belum dianggap sebagai penyelesaian perkara tahun 2020," kata M Syahduddi.

Ia memastikan 20 kasus yang belum terungkap rampung pada awal Januari 2021 dan secepatnya dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Cirebon.

Sementara dalam kasus penyakit masyarakat (pekat), jajarannya berhasil mengungkap 151 kasus minuman keras (miras) dan mengamankan 179 tersangka.

Pihaknya juga berhasil menyelesaikan 293 kasus premanisme dan terdapat 309 tersangka yang diamankan.

"Barang bukti yang diamankan di antaranya 21546 botol miras berbagai merek, 5745 liter tuak, 6778 liter ciu, uang tunai, karcis parkir, gitar, dan lainnya," ujar M Syahduddi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved