Breaking News:

Virus Corona Mewabah

WASPADA! 5 Daerah di Jabar Ini Masuk Zona Merah, Penyebaran Covid-19 Jelas Lebih Berbahaya

Dua daerah di antaranya berstatus zona merah selama empat minggu berturut-turut sehingga akan menjadi fokus penanganan Covid-19 di Jabar.

Istimewa
Gambar mikroskop elektron transmisi menunjukkan virus corona SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus coronavirus yang menyebabkan COVID-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Lima daerah di Jawa Barat berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19 di awal 2021.

Dua daerah di antaranya berstatus zona merah selama empat minggu berturut-turut sehingga akan menjadi fokus penanganan Covid-19 di Jabar.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan lima zona merah di Jabar pekan ini adalah Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Cirebon.

"Jadi yang sekarang zona merah adalah Kabupaten Cirebon, tadinya oranye, Kabupaten Karawang yang bertahan di zona merah dan jadi permasalahan, kemudian Kota Bekasi yang tadinya oranye sekarang merah, kemudian Kota Depok masih zona merah selama empat minggu, dan Kota Tasikmalaya yang minggu lalu merah sekarang merah," katanya di Gedung Sate, Selasa (5/1/2021).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan pihaknya memberlakukan Siaga Satu Covid-19 di Kota Depok dan Kabupaten Karawang karena selama empat minggu berturut-turut berstatus zona merah.

"Yang lainnya naik-turun silih berganti, tapi dari awal Desember sampai awal Januari, Depok dan Karawang masih zona merah."

"Jadi saya sudah arahkan Polda Metro dan Kodam Jaya untuk membantu memaksimalkan penanganan di Depok, kemudian Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar, kita segera menuju Karawang," katanya.

Kang Emil mengatakan kedaruratan telah terjadi di Kabupaten Karawang karena keterisian tempat perawatan dan isolasi pasien Covid-19 di Karawang sudah 110 persen.

"Keterisian ruang isolasinya juga sudah darurat ya di Karawang, keterisiannya sudah 110 persen. Jadi ini bikin rekor terburuk yang pernah ada. Sehingga harus kita lakukan upaya-upaya luar biasa," katanya.

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved