Perantau Asal Bekasi Ngeluh Mati Rasa, Penciuman Tak Berfungsi, Kini Meninggal di Tempat Kos
sehari setelah jualan, korban yang tinggal sendiri itu mengeluh sakit. Bahkan ia mengaku hilang rasa dan penciuman serta sakit dada
Beberapa hari sebelumnya, Endang mengeluh sakit meriang, setelah sempat mudik ke Bekasi selama dua hari. Korban yang sudah berusia lanjut ini pun hidup sendirian di Tasikmalaya.
"Untuk menjaga hal tak diinginkan, petugas mengenakan APD lengkap saat mengevakuasi jenazah korban ke RSU dr Soekardjo," kata Kapolsek Cibeureum, AKP Suyitno, Selasa (5/1).
Keterangan yang dihimpun dari warga, lanjut Kapolsek, Endang mudik ke Bekasi, 25 Desember 2020 dan kembali tanggal 28. Keesokan harinya ia terlihat berjualan kembali.
"Nah tanggal 30 Desember korban mengeluh sakit meriang. Ia melarang tetangga mendekat karena khawatir terpapar Covid-19," ujar Suyitno.
Namun begitu, warga setiap hari memantau perkembangan kondisi Endang.
Saat warga menengok Senin sore, terlihat korban seperti tertidur. Namun warga curiga karena dipanggil-panggil tak menyahut.
"Akhirnya lapor ke Puskesmas dan diteruskan ke Polsek. Setelah kami cek dengan protokol kesehatan, ternyata sudah meninggal," ujar Suyitno. Hasil visum korban meninggal diduga kuat karena sakit.
Warga tak mengetahui kehidupan pribadi Endang yang merantau ke Tasikmalaya sendirian kendati berusia lanjut. (firman suryaman)