Breaking News:

Baru Buka 2 Hari, Wisata Air Terjun Buatan Bojongsari Indramayu Langsung Ditutup, Gara-gara Hal Ini

Hanya saja, para wisatawan itu berjubel di depan pintu masuk, mereka berebut ingin mencoba merasakan sensasi objek wisata yang baru diresmikan

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kerumunan wisatawan di pintu masuk Air Terjun Buatan Bojongsari Indramayu, Minggu (3/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu membuat kebijakan tegas dengan menutup objek wisata Air Terjun Buatan Bojongsari Indramayu.

Kebijakan itu diambil menyikapi kerumunan massa yang tidak bisa dikendalikan di objek wisata setempat.

Di dalam areal objek wisata sendiri, kerumunan massa memang tidak begitu terlihat karena adanya pembatasan, yakni hanya 30 persen wisatawan yang boleh masuk.

Baca juga: Bocah Usia 6 Tahun Lari Sambil Menangis, Ternyata Habis Dicabuli Pria Paruh Baya

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Indramayu Batal Digelar Awal Tahun 2021 Ini, Guru Diminta Lebih Kreatif

Baca juga: Download Lagu Sholawat Allahul Kafi oleh Nissa Sabyan Feat Fitriana Lengkap Lirik Lagu & Video Klip

Hanya saja, para wisatawan itu berjubel di depan pintu masuk, mereka berebut ingin mencoba merasakan sensasi objek wisata yang baru diresmikan pada Selasa (29/12/2020) lalu tersebut.

Adanya kebijakan menggratiskan tiket wisata selama 1 bulan sebagai bentuk promosi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) juga menjadi pemicu utama kerumunan massa tidak bisa terelakan.

Fenomena kerumunan itu diketahui terjadi pada Sabtu (2/1/2021) dan Minggu (3/1/2021) kemarin atau dua hari awal sejak objek wisata baru ini dibuka untuk umum.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, objek wisata Air Terjun Buatan Bojongsari ditutup sejak sore kemarin sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Atau dengan kata lain, ditutup sampai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu benar-benar bisa dikendalikan.

"Kemarin Pak Sekda sudah memerintahkan kepada Kepala Disbudpar dan berkoordinasi dengan kami dan juga dari divisi pencegahan untuk menutup kegiatan tersebut sampai semuanya bisa terkendali," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (4/1/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved