Cikeusal Diserang Warga Tetangga Desa

Kades Mulyajaya Benarkan Warganya Diduga Rusak Pos Kamling dan Rumah Warga Desa Tetangga

Maman Yusuf Bastaman membenarkan ada warganya yang terlibat dugaan penyerangan fasilitas umum dan rumah warga desa tetangga.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kondisi rumah-rumah di Desa Cikeusal yang mengalami kerusakan akibat diserang warga desa tetangga yang melakukan pelemparan menggunakan benda keras, Jumat (1/1/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Kepala Desa Mulyajaya, Maman Yusuf Bastaman membenarkan ada warganya yang terlibat dugaan penyerangan fasilitas umum dan rumah warga desa tetangga.

“Iya Kang benar warga kami,” jawab Maman saat dihubungi tadi.

Melihat kejadian tersebut, kata dia, tentu sangat prihatin dan ini di luar sangkaan selaku pemerintah desa.

Baca juga: Pemuda Asal Garut Ini Cuma Bisa Berbaring, Awalnya Sariawan Biasa Ternyata Derita Penyakit Ini

Baca juga: Mbah Lasimin Hilang di Hutan 2 Hari, Linglung Jalan Kaki Tak Sampai ke Kampung, Dibawa Makhuk Gaib

Baca juga: Ini Sosok Remaja SMP di Cianjur Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya, Jarang Gaul Kini Ditahan Polisi

“Iya gak tahu, tapi ini mau mediasi kang,” katanya.

Maman tidak banyak memberikan keterangan terhadap awak media, karena ia tengah dalam perjalanan ke Mapolsek Luragug.

“Kang maaf ini  mau parkir dan sudah di Polsek Luragung, “sinkat dia.

Sementara berdasarkan keterangan Babinsa Koramil 1597/Luragung, yakni Serda Abdul Latif melaporkan dari saksi warga Desa Cikeusal yang diketahui bernama Asep  dan Toni sebagai berikut.

“Untuk kronologis kejadian, sewaktu dini hari tadi. Ada perangkat Desa Cikeusal melapor telah terjadi pengrusakan rumah warga desa Cikeusal oleh anak- anak muda Desa Mulyajaya yang tidak di ketahui penyebabnya,” ujar Serda Abdul Latif.

Menurut keterangan saksi, ulas Serda Abdul Latif, kejadian berawal dari segerombolan pemuda Desa Mulyajaya dengan menggunakan kendaraan sepeda motor masuk Desa Cikeusal.

“Kemudian  Setibanya dipenghujung Desa Cikeusal  segerombolan pemuda tersebut secara spontan tanpa sebab melakukan pelemparan batu ke arah rumah-rumah milik warga Desa Cikeusal.

Sehingga mengakibatkan genteng,jendela kaca rumah pecah,” katanya.

Akibat Kejadian itu tidak ada korban jiwa namun kerugian materil itu terdapat genteng pecah 153 buah, kaca jendela riben pecah  4 buah, kaca jendela biasa pecah 3 buah, asbes pecah 7 lembar.

Sekedar informasi, Menerima kabar warga desa berbeda terlibat bentrok usai waktu pergantian malam tahun baru 2021, mendapat tanggapan dari Bupati Kuningan H Acep Purnama.

“Iya info sudah masuk dan sekarang lagi lakukan mediasi di Polsek Luragung,” ujar Bupati Acep saat dihubungi selulernya, Jum’at (1/01/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved