Kesehatan
Tanda-tanda Pembengkakan Jantung seperti yang Dialami Melisha Sidabutar, Kenali Sebelum Berbahaya
Pada beberapa orang, pembengkakan jantung tidak menimbulkan tanda atau gejala.
Perawatan untuk kardiomegali dapat mencakup obat-obatan, prosedur medis, atau operasi.
Gejala
Pada beberapa orang, pembengkakan jantung tidak menimbulkan tanda atau gejala.
Namun, orang lain mungkin memiliki gejala seperti di bawah ini:
- Sesak napas
- Irama jantung yang tidak normal (aritmia)
- Pembengkakan (edema), yakni penumpukan cairan di sel tubuh

Kapan harus ke dokter?
Jantung yang membesar lebih mudah diobati jika terdeteksi sejak dini.
Cari perawatan medis jika Anda memiliki salah satu dari tanda dan gejala ini, yang mungkin berarti Anda mengalami serangan jantung:
- Nyeri dada
- Ketidaknyamanan di area lain di tubuh bagian atas, termasuk satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang,
- atau perut
- Sesak napas yang parah
- Pingsan
Jika Anda memiliki tanda atau gejala baru yang mungkin terkait dengan jantung, segera buat janji temu dengan dokter.
Penyebab
Pembengkakan jantung bisa disebabkan oleh kondisi yang menyebabkan jantung memompa lebih keras dari biasanya atau kondisi yang merusak otot jantung.
Terkadang jantung menjadi lebih besar dan menjadi lemah karena alasan yang tidak diketahui, ini dikenal sebagai kardiomegali idiopatik.
Kondisi jantung bawaan lahir, kerusakan akibat serangan jantung, atau detak jantung tidak normal (aritmia) dapat menyebabkan kardiomegali.
Kondisi lain yang terkait dengan pembesaran jantung meliputi:
1. Tekanan darah tinggi
Jantung Anda mungkin harus memompa lebih keras untuk mengirimkan darah ke seluruh tubuh Anda, memperbesar dan menebalkan otot.