Senin, 18 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

TERBONGKAR Rekaman Voice Note Diduga Komandan Laskar FPI: Avanza Item Tubruk Aja

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara sejumlah orang saling memberikan komando satu sama lain.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
(Tangkapan layar YouTube Kompas TV)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kanan) dan Pangdam Jaya Mayjend TNI Dudung Abdurachman (kiri) menunjukkan barang bukti saat konferensi pers terkait penyerangan simpatisan pemimpin FPI Rizieq Shihab terhadap polisi. Konferensi pers digelar di Markas Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Rangkaian rekaman voice note diduga 6 orang simpatisan Habib Rizieq Shihab tersebar.

Ada puluhan rekaman pembicaraan yang durasinya lebih dari 10 menit.

Rekaman suara diduga milik penyerang polisi saat insiden baku tembak.

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara sejumlah orang saling memberikan komando satu sama lain.

Terdengar juga ketegangan saat seseorang melontarkan kalimat bahwa ada anggotanya yang tertembak dalam insiden tersebut.

Dikutip dari tayangan Live KompasTV, rekaman suara tersebut diduga milik penyerang polisi saat sama-sama melaju di lokasi kejadian.

Sebuah suara seorang pria lantas memberi komado bagaimana kendaraan diduga milik polisi tidak bisa mengikuti hingga mendekati rombongan utama.

Namun tak jelas siapa rombongan utama yang dimaksud dalam komando tersebut.

"Pokoknya gimana caranya kendaraan pengawal belakang itu menghambat laju kendaraan yang mengungtit, nanti alamatnya bilamana kita terpisah, bisa langsung turun," katanya.

"Yang penting kalian nanti jangan sampai yang menguntit dekat dengan rombongan utama," kata seseorang dalam rekaman itu.

Baca juga: Polisi Berjanji Akan Tunjukkan Rekaman CCTV Terkait Penembakan 6 Simpatisan Rizieq Shihab

Baca juga: Putranya Tewas Ditembak Polisi saat Kawal Habib Rizieq Shihab, Ayah Korban Terlihat Tenang

Sosok tersebut lantas mengatakan agar mobil diduga milik polisi tidak bisa mengikuti laju kendaraan diduga simpatisan Rizieq Shihab itu.

Dalam rekaman tersebut, terdengar pula seseorang yang menyebut nama Bang Egi untuk mencari jalan lain jika ada yang menyalip.

"Bang Egi pokoknya kalau dia nyalip, kita cari jalan lain, pokoknya kita cari jalur lain Bang Egi," jelas seseorang.

Ada pula seseorang yang memanggil komandan dan menanyakan ada berapa mobil yang sedang mengikuti rombongan itu.

"Dia ada berapa mobil yang ikutin di belakang?" katanya.

Dalam percakapan itu, terdengar juga keadaan cukup mencekam.
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved