Breaking News:

Sepanjang Tahun 2020 Sudah Ada 4 Oknum PNS di Kuningan yang Terlibat Kasus Narkoba

Namun dua PNS terjerat kasus narkoba, yakni inisial IM dan TD diketahui sudah keluar dari tahanan.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik saat berikan keterangan atas keberhasilan menangkap dua oknum PNS dan seorang manajer restoran hotel di Kuningan, Selasa (8/12/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Selama 2020 sudah ada empat oknum PNS terlibat kasus narkoba di Kabupaten Kuningan.

Namun dua PNS terjerat kasus narkoba, yakni inisial IM dan TD diketahui sudah keluar dari tahanan.

“Terlepas dengan yang dua oknum PNS sudah keluar, kami sebagai tenaga pendidikan sukwan (sukarelawan, red) jelas malu mendenger kabar demikian,” kata Fajri guru swasta kepada Tribuncirebon.com, Selasa (8/12/2020).

Menurutnya, Kuningan belakagan ini memang rawan peredaran narkoba dan ini jelas menghawatirkan.

“Serta bisa mengancam terhadap generasi-generasi muda di Kuningan,” katanya.

Melihat kejadian itu, menurutnya pemerintah idealnya peka terhadap pengawasan dan pemberian sangsi terhadap oknum PNS.

“Apalagi ini kasus narkoba, yang sangat membahayakan kehidupan masyarakat," ujar Fajri seraya menambahkan, bahwa perilaku narkoba itu tidak sesuai dengan visi Kuningan.

“Iya, kalau begini. Mana nilai agamis yang menempel pada jiwa atau masyarakat Kuningan?” katanya.

Baca juga: Dua Oknum PNS Konsumsi Sabu-sabu Supaya Kuat Terhadap Serangan Covid-19, Sering Nyabu Bareng

Baca juga: 2 Oknum PNS dan Manajer Restoran Ditangkap Saat Transaksi Sabu-sabu di Depan GOR Ewangga

Sekedar informasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, H Dian Rahmat Yanuar terkejut saat di konfirmasi soal kedua PNS terlibat kasus Narkoba.

“Iya ini beritanya benar, jujur saya baru tahu,” kata Dian saat di hubungi ponselnya, Selasa (8/12/2020).

Pihaknya mengaku sangat prihatin dengan sikap oknum PNS tersebut.

“Padahal di masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah, red) tiap Senin dan waktu tertentu jelas kerap melakukan pembinaan,” katanya.

Dua PNS terlibat kasus penggunan narkoba itu masing-masing Dendi salah seorang tenaga medis ahli gizi di RSUD dan Eka sekaligus Guru SMK di Kuningan.

“Nanti untuk tindakan atau sangsi, saya akan kordinasi dengan BKPSDM. Sebab, bagaimana pun dalam hokum itu ada praduga tak bersalah. Nanti akan dilihat dulu ya,” ungkap Dian lagi. (*)

Baca juga: Putranya Tewas Ditembak Polisi saat Kawal Habib Rizieq Shihab, Ayah Korban Terlihat Tenang

Baca juga: BLT Karyawan Gelombang 2 Enggak Jadi Cair ke 148 Ribu Rekening, Kemnaker Menduga Ada Manipulasi

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved