Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

H-1 Pilkada Indramayu 2020, Seluruh Logistik Mulai Bergeser ke KPPS

Pitrahari menyampaikan, dalam beberapa hari terakhir, fokus dari KPU Kabupaten Indramayu adalah untuk pemenuhan kebutuhan logistik.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Pendistribusian surat suara untuk Pilkada Indramayu 2020 dari KPU ke masing-masing PPK, Rabu (2/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Seluruh logistik dalam Pilkada Indramayu 2020 mulai digeser dari tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) jelang satu hari pencoblosan suara, Selasa (8/12/2020).

Logistik tersebut akan digunakan untuk hari pencoblosan pada 9 Desember 2020 besok.

"Pada H-1 ini semua logistik pemilu sudah harus berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujar Komisioner KPU Kabupaten Indramayu, Pitrahari kepada Tribuncirebon.com.

Baca juga: Masih Zona Merah Covid, MTQ ke-50 Tingkat Majalengka Tetap Digelar, Petugas Gabungan Amankan Acara

Baca juga: Polisi Ternyata Punya Rekaman CCTV Penembakan 6 Anggota Laskar FPI di Tol Japek, Segera Dirilis

Baca juga: Polisi Ternyata Punya Rekaman CCTV Penembakan 6 Anggota Laskar FPI di Tol Japek, Segera Dirilis

Baca juga: Siap-siap, di Daerah Ini Pemadaman Listrik Sampai 6 Jam, Ada Pemeliharaan Jaringan, Cek Lokasi

Pitrahari menyampaikan, dalam beberapa hari terakhir, fokus dari KPU Kabupaten Indramayu adalah untuk pemenuhan kebutuhan logistik.

Lanjut dia, logistik tersebut bisa terpenuhi bahkan sebelum digeser ke tingkat PPS.

"Alhamdulillah untuk logistik sudah terpenuhi semua untuk kegiatan pemilihan," ujar dia.

Sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni mengatakan, proses pergeseran logistik mulai dari tingkat KPU ke PPK, hingga hari ini ke tingkat KPPS dilakukan dengan sangat ketat.

Proses pendistribusiannya dikawal langsung oleh pihak kepolisian untuk menjamin keamanan logistik.

"SOP nya memang harus dikawal dengan pihak keamanan, karena logistik yang ini sangat krusial dan memang sudah diatur oleh PKPU bahwa itu harus dikawal dengan pihak keamanan," ujar Ahmad Toni Fatoni. 

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved