IGD RSUD Arjawinangun Ditutup
BREAKING NEWS - 5 Tenaga Kesehatan di RSUD Arjawinangun Positif Covid-19, IGD Langsung Dilockdown
Ia mengatakan, rencananya penutupan sementara tersebut berlangsung hingga Sabtu (5/12/2020).
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, ditutup sementara.
Direktur RSUD Arjawinangun, dr Bambang Sumardi, mengatakan, pentutupan sementara itu dikarenakan adanya petugas yang terpapar virus corona.
Menurut dia, hingga kini terdapat lima tenaga kesehatan (nakes) IGD RSUD Arjawinangun yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kami sedang berduka, ada lima petugas positif (Covid-19)," kata Bambang Sumardi kepada Tribuncirebon.com, Jumat (4/12/2020).
Karenanya, pihaknya memutuskan untuk menutup sementara pelayanan IGD RSUD Arjawinangun.
Ia mengatakan, rencananya penutupan sementara tersebut berlangsung hingga Sabtu (5/12/2020).
"Penutupan sementara IGD RSUD Arjawinangun bertujuan mencegah penyebaran Covid-19," ujar Bambang Sumardi.
Saat ini, suasana IGD RSUD Arjawinangun tampak sepi dan tidak ada aktivitas.
Di bagian depan IGD itupun terlihat beberapa ranjang pasien yang berjejer.
Beberapa kertas bertuliskan "Maaf Pelayanan IGD Terganggu" dan "Lock Down" juga tampak terpasang di ranjang tersebut.
Bupati Positif
Sebelumnya Bupati Cirebon Imron Rosyadi juga terkonfirmasi positif Covid-19.
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test pada Selasa (1/12/2020).
Imron pun langsung menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (2/12/2020) untuk mengecek kondisi kesehatannya.