Breaking News:

Ini Sosok Ali Kalora, Pemimpin MIT, yang Saat Ini Diburu Pasukan Kostrad, Marinir, dan Tontaikam

Nama Ali Kalora, pemimpin kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT), diduga kuat terlibat pembunuhan satu keluarga

AFP
Ali Kalora sebelum dan sesudah dipotong rambut. 

TRIBUNCIREBON.COM - Nama Ali Kalora, pemimpin kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT), diduga kuat terlibat pembunuhan satu keluarga di Dusun St.2 Lewono, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, pada Jumat (27/11/2020).

Sekretaris Desa Lemban Tongoa, Rifai, mengatakan, pada hari kejadian ada delapan orang yang tak dikenal mendatangi rumah Ulin pada Jumat pukul 09.00 Wita.

Mereka menyandera Ulin dan keluarganya. Lalu, delapan orang tak dikenal itu membunuh korban Yasa dan Pino Nei.

Baca juga: Jawaban Telak Anggota DPR RI Terkait Video Azan ‘Hayya Alal Jihad’ yang Viral di Media Sosial

Baca juga: Indramayu Masuk Zona Merah, Bertambah 33 Kasus Baru Covid-19 dan Pasien Sembuh 17 Orang

Baca juga: Pemadaman Listrik di Kuningan Hingga Pukul 15.00 Sore. Cek Daerah Mana Saja yang Mati Lampu

Tiga orang pelaku membawa senjata api laras panjang dan dua senjata api genggam. Ulin lari menyelamatkan diri ke Desa Lemban Tongoa.

Total ada empat anggota keluarga Ulin yang dibunuh. Mereka adalah pasangan suami istri, anak, dan menantu.

Selain itu, ada enam rumah yang dibakar. Warga sekitar dusun yang mengetahui kejadian tersebut melarikan diri ke Desa Lemban Tongoa karena takut.

Sementara itu, para pelaku mengambil 40 kilogram beras dan membakar kendaraan bermotor.  Ada sembilan KK atau sekitar 50 orang dari berbagai suku yang tinggal di lokasi tersebut.

Kepada saksi, polisi kemudian memperlihatkan foto para DPO teroris MIT, salah satunya Ali Kalora yang disebut sebagai pemimpin MIT.

Menurut Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Abdul Rakhman Baso, saksi membenarkan foto tersebut.

"Saya luruskan, tidak ada gereja yang dibakar. Bukan gereja. Hanya ada satu rumah yang kadang dipakai untuk melayani umat," kata Kapolda.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved