Sholat Sunah
Tata Cara Sholat Dhuha dan Waktu Terbaik Sholat Dhuha 2 Rakaat Menurut Ustaz Abdul Somad
Menurut Ustaz Abdul Somad UAS, sesungguhnya yang dianggap dalam niat itu adalah hati.
TRIBUNCIREON.COM - Berikut tata cara sholat dhuha dan waktu pelaksanaan sholat dhuha yang tepat menurut Ustaz Abdul Somad atau UAS.
Ustaz Abdul Somad UAS menjelaskan, tidak sah sholat orang yang tidak berniat.
Karena semua amal mesti diawali dengan niat, sesuai sabda Rasulullah Saw yang diriwayatkan dari Umar bin al-Khaththab:
“Sesungguhnya amal-amal itu hanya dengan niat, seseorang akan mendapatkan sesuai dengan niatnya”. (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Ucapan lidah bukanlah niat, akan tetapi membantu untuk mengingatkan hati, kekeliruan pada lidah tidak memudharatkan selama niat hati itu benar, hukum ini disepakati kalangan Mazhab Syafi’I dan Mazhab Hanbali.
Hal itu sebagaimana disampaikan Syekh Abu Bakar al-Jaza’iri menyebutkan dalam al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah.
Menurut Mazhab Maliki dan Hanafi, melafazkan niat tidak disyariatkan dalam shalat, kecuali jika orang yang shalat itu was-was.
Khusus untuk sholat dhuha, ada dua bentuk niat yang bisa dibaca.
Baca juga: Ini Doa Setelah Sholat Tahajud Lengkap dengan Bacaan Niat Sholat Tahajud dan Keutamaannya
Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud Lengkap dengan Waktu Terbaik Sholat Tahajud Menurut Ustaz Abdul Somad
Niat Sholat Dhuha (1)
أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ لِلَّهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini lillaahi ta’aalaa)
Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala”
Niat Sholat Dhuha (2)
أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa)