Breaking News:

Guru Ngaji dan Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Luragung, Camat: 29 Murid SD Ikut Dites Swab

Wilayah Kecamatan Luragung masuk dalam zona paparan Covid-19. Kasus positif ditemukan antara lain di Desa Wilanagara, Dukuh Maja, dan Luragung Tonggoh

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
IRNA
Muncul kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang melibatkan guru gaji dan tenaga kesehatan di Kecamatan Luragung. Sebanyak 113 orang, termasuk 29 murid SD, menjadi kontak erat dan harus menjalani tes swab. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNIREBON.COM, KUNINGAN – Muncul kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang melibatkan guru gaji dan tenaga kesehatan di Kecamatan Luragung. Sebanyak 113 orang, termasuk 29 murid SD, menjadi kontak erat dan harus menjalani tes swab.

“Sekarang ada 113 orang masuk kasus kontak erat mengikuti swab test,” kata Camat Luragung, Beni Prihayatno saat dihubungi tadi, Rabu (15/11/2020).

Merunut munculnya paparan covid-19, kata Camat, ini setelah diketahui beberapa hari lalu. “Ada guru ngaji dan tenaga kesehatan di puskes Luragung itu terpapar,” katanya.

Baca juga: Fantasi Liar Jenita Janet di Atas Ranjang Terungkap, Ingin Lakukan Ini Dengan Sang Suami Danu Sofwan

Baca juga: Obat Murah Basmi Diabetes, Kolesterol, dan Penyakit Dalam Lainnya, Minum Air Rebusan Daun kersen

Baca juga: Pemulung Jadi Kaya Raya Setelah Merawat Bayi yang Ditemukannya di Tempat Sampah, Ini Kisahnya

Baca juga: Tiga Anak Tewas Sekaligus dalam Tabrakan Beruntun di Siantar, Sang Ibu Histeris: Mereka Hartaku

Sehingga kata dia, upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran itu menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Iya, dari kasus terkonfirmasi ditemukan sebanyak 113 orang masuk dalam kasus kontak erat dan tadi mengikuti swab test,” katanya.

Wilayah Kecamatan Luragung masuk dalam zona paparan Covid-19. Kasus positif ditemukan antara lain di Desa Wilanagara, Dukuh Maja, dan Luragung Tonggoh. 

“Semua daerah tadi sempat dilakukan penyemprotan cairan disinfektan oleh petugas Damkar Kuningan,” katanya.

Mengenai lingkungan puskes dan tempat lainnya, kata Camat, pihaknya belum melakukan koordinasi dengan UPT Damkar Kuningan.

“Iya belum tahu nih, mungkin besok penyemprotan puskesmas Luragung akan dilakukan sama oleh Damkar,” katanya.

Camat Luragung menuturkan, ada beberapa data yang diterima bahwa para murid SD itu diketahui positif Covid-19 seusai mengikuti pengajian seperti biasa.

“Dari kejadian itu, semua lembaga pendidikan. Baik SMP maupun SD untuk beberapa waktu ke depan akan ditutup dan KBM kembali daring dan pelajar SD bisa lakukan di rumah masing – masing,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved