Info Persib Bandung

Alhamdulillah, Persib Bandung Meraih Predikat Klub Profesional dari AFC, Sukses Penuhi Lima Kriteria

Persib Bandung sukses meraih predikat klub profesional dari Asian Football Confederation (AFC).

Editor: Machmud Mubarok
(Official Persib Bandung)
Tim Persib Bandung melakoni olahraga softball sebagai program latihan alternatif dalam masa persiapan menghadapi lanjutan Liga 1 2020, di Lapangan Softball Lodaya, Kota Bandung, Selasa (1/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG  - Persib Bandung sukses meraih predikat klub profesional dari Asian Football Confederation (AFC).

Selain Persib, ada lima klub lain di Liga 1 yang juga berhasil meraih predikat granted yakni Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Borneo FC, dan Arema FC.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mensyukuri pencapaian ini.

Baca juga: Longsor di Cianjur Selatan Timbun Dua Pengendara Motor, Satu Orang Tewas dan Satu Luka Berat

Baca juga: Artis Tommy Kurniawan Turun Gunung ke Indramayu Demi Paslon Sholawat, Kerahkan Artis Agar Menang

Baca juga: Kisah Caswara Bagaikan Cerita Sinetron, Happy Ending Berkat Bantuan Tulus dari Dedi Mulyadi

Baca juga: Roy Suryo Bongkar Fakta Baru soal Video Syur Mirip Gisel, Roy Sangat Meyakini Bukti Ini, Apa ya?

"Predikat granted license dari AFC adalah hasil yang patut kita semua syukuri karena kami sangat paham bagaimana penting nya 5 aspek licensing bagi sebuah klub professional," ujar Teddy saat dihubungi, Jumat (20/11/2020).

Dalam penilaian, ada lima kriteria yang harus dipenuhi oleh klub jika ingin mendapatkan AFC Club Licensing.

Kelima kriteria itu adalah sporting, infrastructure, personnel dan administration, legal, dan finance.

Persib sendiri menjadi tim yang selalu sukses meraih AFC Club licensing sejak 2015 lalu.

Menurut Teddy, pencapaian ini berkat kerja keras dari PT PBB selaku pengelola tim berjuluk Maung Bandung itu.

"Tentu dengan kerja keras kami semua di PT PBB yang selalu terus berusaha melakukan yang terbaik bagi Persib Bandung," ucapnya.

Namun meski dinyatakan sebagai klub profesional, banyak yang harus dibenahi agar Persib semakin baik.

Hal ini disadari oleh Teddy dengan terus melakukan perbaikan dalam segala aspek.

Termasuk fasilitas latihan mandiri yang sampai saat ini belum dimiliki oleh tim asuhan Robert Alberts tersebut.

"Pembangunan fasilitas menjadi target kami berikutnya, tetapi untuk membangun fasilitas kan perlu sumber daya yang sangat besar," katanya.

Enam Klub Lolos AFC

PSSI melalui rapat Club Licensing Committee yang digelar pada Kamis (19/11/2020) di Hotel Harris FX, Jakarta, memutuskan enam klub lolos AFC Club Licensing.

Keenam klub yang dinyatakan granted itu adalah Persib Bandung, Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Borneo FC, dan Arema FC.

Plt Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, berharap dengan lolosnya keenam klub ini merupakan bukti sepak bola Indonesia sudah berada di jalan yang benar.

"PSSI ke depan akan sedang menyiapkan National Club Licensing untuk kita terapkan di Liga 1 dan Liga 2," kata Yunus Nusi, dikutip dari laman resmi PSSI.

"Kita berharap semakin banyak klub profesional di Tanah Air yang membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia sudah berada dalam track menuju industri sepak bola. Karena semakin banyak klub profesional di Indonesia, semakin maju dan jaya sepakbola Indonesia,” tambah Yunus Nusi.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ada lima kriteria untuk mendapatkan AFC Club Licensing. 

Kelima aspek tersebut adalah sporting, infrastructure, personnel serta administration, legal, dan finance. 

Menurut keterangan PSSI, semua klub peserta Liga 1 2020 mengikuti proses untuk mendapatkan AFC Club Licensing. 

Selain itu, AFC Club Licensing sangat penting bagi klub Liga 1 untuk bisa berpartisipasi dalam kejuaraan Asia seperti Liga Champions dan AFC Cup.

Desak PSSI

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi berencana untuk memutar kembali Liga 1 2020 pada Februari 2021.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono meminta kepada pihak PSSI maupun PT LIB untuk segera memastikan tanggal kompetisi.

"Tolong dipastikan bawah liga bisa dipastikan mulai di Februari 2021," ujar Teddy saat dihubungi, Jumat (20/11).

Di samping itu, PSSI telah mengeluarkan surat keputusan (SK) terbaru dengan nomor SKEP/69/XI/2020,.

Dalam SK tersebut, banyak poin yang dibahas oleh PSSI termasuk soal gaji pemain, pelatih, dan ofisial selama jeda kompetisi.

Hal yang menuai kontroversi adalah soal gaji pemain, pelatih, dan ofisial yang hanya 25 persen saja sejak Oktober hingga Desember.

Sementara saat bergulir kompetisi Februari nanti, persentase gaji akan naik ke angka 50 persen.

Menanggapi SK terbaru PSSI, pria berkaca mata ini tidak ingin terlalu banyak berkomentar.

"Iya kita ikuti dan taati aja," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved