Breaking News:

Daftar Kereta Api yang Digratiskan untuk Guru dan Tenaga Kesehatan di Wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon

PT KAI Daop 3 Cirebon menggratiskan guru dan tenaga kesehatan (nakes) naik kereta api jarak jauh.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas saat memberikan sinyal kepada masinis untuk menjalankan KA Kaligung di Stasiun Cirebon Prujakan, Jalan Nyi Mas Gandasari, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon menggratiskan guru dan tenaga kesehatan (nakes) naik kereta api jarak jauh.

Program tersebut diberlakukan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan berlaku untuk keberangkatan kereta api dari 8 - 30 November 2020.

Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Wisnu Pramudyo, mengatakan, ada dua kereta api yang masuk dalam program tersebut, yakni KA Ranggajati dan KA Kaligung.

Baca juga: Patok Kayu Bersejarah di Jatibarang Indramayu Terbengkalai, Sebuah Tapak Tilas Ir Soekarno

Menurut dia, pembagiannya ialah sebanyak 50 voucher pada kelas eksekutif KA Ranggajati dan 1008 voucher untuk kelas ekonomi KA Kaligung.

"Penukaran voucher kelas eksekutif dan ekonomi bisa dilakukan di Customer Service Stasiun Cirebon," ujar Wisnu Pramudyo kepada Tribuncirebon.com, Selasa (10/11/2020).

Ia mengatakan, penukaran voucher tiket kelas eksekutif KA Ranggajati relasi Cirebon - Jember keberangkatan jam 05.35 WIB dibatasi mulai 7 - 11 November 2020.

Baca juga: Doa dan Amalan Sebelum Tidur Seperti Diajarkan Rasulullah SAW, Serta Doa Saat Mendapat Mimpi Buruk

Sementara keberangkatan KA Ranggajati setiap Jumat - Minggu berlaku pada 8, 13, 14, 15, 20, 21, 22, 27, 28, 29 November 2020.

Selain itu, penukaran voucher tiket KA Kaligung dibagi untuk dua keberangkatan.

Di antaranya, relasi Cirebon Prujakan - Semarang keberangkatan pukul 09.10 WIB dan relasi Brebes - Semarang keberangkatan pukul 04.45 WIB dan pukul 12.15 WIB.

"Penukaran vouchernya dari 11 - 29 November 2020 untuk keberangkatan pada 12 - 30 November 2020," kata Wisnu Pramudyo.

Wisnu menyampaikan, dalam program tersebut PT KAI hanya menggratiskan tiket kereta api melalui voucher yang diberikan kepada guru dan nakes.

Baca juga: Puluhan FPI Kuningan Bertolak ke Jakarta, Sambut Kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab

Sementara untuk biaya rapid test sebesar Rp 85 ribu yang dilakukan di stasiun sebagai syarat naik kereta api jarak jauh tetap dibebankan kepada penumpang.

"Terima kasih kepada guru dan nakes, voucher gratis ini diberikan sebagai kepedulian dan bukti bakti KAI untuk Indonesia," ujar Wisnu Pramudyo.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved