Seorang Nelayan Kejang-kejang Lalu Jatuh ke Laut di Perairan Jayanti, Tim Rescue Lagi Mencari

waktu kejadian pada Kamis (5/11/2020) pukul 17.30 WIB ketika korban bersama seorang rekannya sedang menjaring ikan di laut lepas pantai Jayanti.

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Tim rescue Kantor SAR Bandung tiba di Polsek Cidaun untuk melakukan koordinasi dengan pihak berwajib terkait laporan terjatuhnya seorang nelayan di perairan Pantai Jayanti Kabupaten Cianjur, Jumat (6/11/2020) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Jumat (6/11/2020) sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi, tim rescue Kantor SAR Bandung tiba di Polsek Cidaun untuk melakukan koordinasi dengan pihak berwajib terkait laporan terjatuhnya seorang nelayan di perairan Pantai Jayanti Kabupaten Cianjur.

Informasi awal Kamis (5/11/2020) pukul 21.00 WIB Kantor SAR Bandung menerima informasi dari Polsek Cidaun terkait satu nelayan yang jatuh ke Perairan Pantai Jayanti, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, dan memberangkatkan satu tim rescue pada pukul 21.20 WIB malam tadi.

Baca juga: Berkah Baca Al Quran Sambil Berteduh, Akbar Bakal Dilantik Dedi Mulyadi Jadi Direktur Bank Sampah

Baca juga: Bupati KBB Murka Lihat Isi Kulkas Dirut RSUD Cikalong Wetan Penuh Cemilan, tapi Karyawan Gak Digaji

Baca juga: Teddy Mengamuk, Berkas Warisan Lina Sudah Diambil Putri Delina Secara Diam-diam, Putri Ogah Ketemuan

Diketahui korban bernama Taufik Bin Asam (19) merupakan warga Kampung Cibeet RT 01/10, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Korban melaut bersama rekannya yang bernama Sandi Irawan bin Mulyadin (16).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, waktu kejadian pada Kamis (5/11/2020) pukul 17.30 WIB ketika korban bersama seorang rekannya sedang menjaring ikan di laut lepas pantai Jayanti.

Sesaat setelah memasang jaring, korban kejang-kejang kemudian jatuh ke laut. Rekan korban berusaha menolong namun korban tenggelam dan hingga saat ini belum ditemukan.

Adapun sarana yg digunakan yaitu 1 Unit Rescue Car, 1 Set Pal SAR Air, 1 Set Peralatan Alkom, 1 Set Peralatan Medis dan APD Personal. (fam)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved