Letkol Dwison Baru Dinas 3 Bulan Sebagai Dandim 0736 Batang, Lalu Dicopot, Pendukungnya Auto Membela
Surat keputusan sudah turun, Dandim 0736 Batang, Letkol Dwison Evianto dicopot dari jabatan. Dwison baru menjabat 3 bulan. Massa tak terima, demo.
"Aksi kami secara spontanitas, tidak ada unsur politik.
Dandim juga rekan kami sekolah, kami yakin ada konspirasi jahat, dan hal ini harus dilawan," tegasnya.
Ia bersama massa menuntut ada kejelasan dan alasan pencopatan jabatan Dandim.
"Kami akan kawal sampai ada kejelasan, kenapa Dandim dicopot," jelasnya.
Sementara itu Kadarusman, perwakilan musisi jalanan Batang, juga bersuara dengan adanya pencopatan jabatan tersebut.
Kadarusma yang mengaku sebagai rekan sekolah Letkol Dwison Evianto, mengaku tergerak mendengar kabar pencopatan jabatan tersebut.
"Saya tergerak mendengar kabar itu, saya tahu betul bagaimana Letkol Dwison, karena saya rekan sekolahnya. Atas pencopatan yang dilakukan terus terang saya dan rekan-rekan tidak terima," tambahnya.
Hingga kini massa masih bertahan dan melakukan Shalat berjamaah di halaman Kodim 0736 Batang.
Adapun surat pencopotan Letkol Dwison sebagai Dandim 0736 telah turun.
Dia ditarik ke Kodam untuk menempati Perwira Menengah (Pamen).
Massa menduga ada pihak yang sengaja menghembuskan hal tersebut, dan berdampak pada jabatan Dandim.
Menurut Casrameko tokoh masyarakat Klidang Lor, isu yang belum jelas buktinya tersebut menyebabkan pencopatan jabatan Dandim.
"Kami tidak terima, Letkol Dwison merupakan putra Batang asli, kami tahu bagimana sepak terjangnya.
Isu yang dituduhkan hingga kini juga belum ada buktinya," paparnya.
Ia menegaskan ada pihak yang ingin menjatuhkan nama baik Letkol Dwison dengan cara tidak baik.