Belasan Bunga Bangkai Tumbuh Serentak, Warga Linggasana Tak Kuat Bau Busuknya, Langsung Pangkas

Warga di sekitar lahan tersebut pertama kali menemukan bunga bangkai suweg karena mengeluarkan aroma tidak sedap.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Warga Desa Linggasana Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan menunjukkan bunga bangkai yang tumbuh serentak dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat. 

Kehadiran Bunga Bangkai tersebut diketahui setelah menyebarkan aroma khasnya, bau bangkai, saat menjelang Magrib.

Aroma tersebut cukup kuat, sehingga bisa tercium dalam jarak belasan meter.

“Ketauannya Rabu sore, pas mau Magrib. Tiba-tiba bau bangkai, ternyata di bawah ada Bunga ini. Saat itu kami berada di atas (kondisi tanah berundak-undak, bunga bangkai ada di undakan bawah),” ujar Eman, warga yang tinggal tidak jauh dari tumbuhnya Bunga itu, Jumat (30/10/2020).

Saat awal-awal diketahui, jelas dia, tampak banyak Lalat yang mengerubungi bunga berwarna merah itu.

Namun, seiring berjalannya waktu, kini tidak ada lagi Lalat yang datang mengelilingi Bunga tersebut.

Bahkan kelopaknya pun sudah tidak mekar lagi.

Begitu juga dengan aroma, kini tidak tercium lagi bau Bangkai dari Bunga itu.

“Awalnya mah kelopaknya mekar, terus banyak Lalat Ijo. Sekarang mulai layu,” jelas dia.

Eman mengaku, sebelum-sebelumnya sempat tercium aroma tidak sedap yang sama.

Namun, untuk melihat Bunga Bangkai tumbuh di sekitar tempat tinggalnya, dia mengaku baru pertama kali.

Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut oleh dinas terkait adanya bunga bangkai yang tumbuh di lokasi tersebut.

Baca juga: Kucing Mendekati Saat Anda sedang Makan, Jangan Buru-buru Diusir apalagi Dikasari, Ini Penjelasannya

Baca juga: Nikita Mirzani Di-Smack Down Denise Cadel Sampai Jatuh ke Lantai, Tak Terima Dihina Nyai

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved