Libur Panjang, Satgas Covid-19 Indramayu Ingatkan Lonjakan Kasus, Baiknya Quality Time di Rumah
Terlebih, disampaikan Deden Bonni Koswara, peningkatan kasus Covid-19 masih terus terjadi.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Libur panjang di akhir Oktober 2020 nanti menjadi kekhawatiran Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu.
Sesuai kalender, Libur dan cuti bersama itu akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 28 Oktober - 1 November 2020.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, dua kali libur panjang yang sebelumnya terjadi menyebabkan angka positif Covid-19 melonjak naik dan rumah sakit penuh.
"Pertimbangkan kembali mengisi liburan panjang pekan depan. Sebaiknya berdiam di rumah saja," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (25/10/2020).
Deden Bonni Koswara menyampaikan, banyak kegiatan yang bisa dilakukan masyarakat di rumah, seperti menonton film, urban farming, kemah di halaman rumah, karaoke bersama anak dan istri, menghidupkan kembali permainan tradisional anak tempo dulu, dan masih banyak lagi.
"Ciptakan quality time dengan mengisi liburan panjang yang menyenangkan di rumah bersama keluarga agar aman dari Covid-19," ujarnya.
Terlebih, disampaikan Deden Bonni Koswara, peningkatan kasus Covid-19 masih terus terjadi.
Terbaru sebanyak 7 orang di Kabupaten Indramayu terkonfirmasi Covid-19 pada Sabtu 24 Oktober 2020.
Mereka terdiri dari 4 orang wiraswasta, seorang ibu rumah tangga, tenaga kesehatan, serta seorang perempuan.
Baca juga: Siap-siap, Kendaraan Bakal Dicegat Petugas Saat Libur Panjang Akhir Oktober Nanti, Terapkan Prokes
Baca juga: Treni Tak Jadi Dinikahkan Lagi dengan Suaminya, Kembaran Trena Itu Nikah di Blitar Pakai Wali Hakim
Ketujuh pasien itu tersebar di Kecamatan Indramayu, Kecamatan Widasari, Kecamatan Karangampel, Kecamatan Losarang, Kecamatan Kedokan Bunder, serta Kecamatan Juntinyuat.
Lanjut Deden Bonni Koswara, kini sebanyak 4 pasien melakukan isolasi mandiri, 2 pasien di isolasi di rumah sakit Cirebon, dan 1 pasien yang di isolasi di RSUD Indramayu telah meninggal dunia.
"Berdasarkan riwayat kontaknya, ke tujuh pasien ini ada yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi sebelumnya dan juga hasil swab mandiri," ujar dia.
Meski demikian, Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu juga mengumumkan ada sebanyak 6 pasien sembuh.
"Mereka berasal dari Kecamatan Karangampel (2 orang), Kecamatan Kedokan Bunder (1 orang), Kecamatan Krangkeng (1 orang), Kecamatan Widasari (1 orang), dan Kecamatan Indramayu (1 orang)," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/tangkub-pengunjung.jpg)