Breaking News:

Virus Corona Indramayu

Indramayu Kini Miliki Laboratorium Biomolekular, Mampu Testing hingga 270 Orang per Hari

Hal ini seiring dengan diresmikannya Laboratorium Biomolekular di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Kamis (22/10/2020).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Pjs Bupati Indramayu Bambang Tirtomulyono meresmikan Laboratorium Biomolekular di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Kamis (22/10/2020). B 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kemampuan testing atau pemeriksaan Covid-19 di Kabupaten Indramayu kini bisa mencapai 270 orang per hari.

Jumlah tersebut bahkan melebihi target memeriksaan yang ditentukan BNPB atau Satgas Covid-19 Nasional, yaitu sebesar 248 spesimen per hari.

Hal ini seiring dengan diresmikannya Laboratorium Biomolekular di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Kamis (22/10/2020).

Pjs Bupati Indramayu, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, target pemeriksaan spesimen terhadap 1 persen dari jumlah populasi atau penduduk di Kabupaten Indramayu pun bisa secepatnya dicapai.

"Selama ini uji swab dilakukan di pihak lain baik itu Labkesda Provinsi Jawa Barat maupun Laboratorium Unswagati Cirebon dan membutuhkan waktu 2 hingga 3 hari," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Berdasarkan data yang dicatat Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, total testing yang sudah dilakukan sampai hari ini ada sebanyak 10.955 spesimen.

Dengan total pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu berjumlah 283 orang.

Jika jumlah penduduk Kabupaten Indramayu ada sebanyak 1,8 juta jiwa. Maka target pemeriksaan spesimen yang harus dipenuhi kurang lebih sebanyak 18 orang.

Atau dengan kata lain, pemerintah Kabupaten Indramayu masih harus melakukan testing terhadap 8 ribu orang lagi untuk bisa mencapai target tersebut.

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, untuk mencapai target itu pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 11 personil yang akan bertugas di Laboratorium Biomolekuler.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Jumat, 23 Oktober 2020: Waspada Cuaca Ekstrem di 22 Wilayah

Baca juga: Massa Demo Tolak UU Cipta Kerja Hancurkan Kantor Partai nasdem, Ambulans Nasdem pun Hangus Dibakar

Terdiri dari satu kepala laboratorium, empat orang analis, satu orang dari biologi, dan satu orang dokter umum.

Deden Bonni Koswara menjelaskan, dalam sehari mereka akan melakukan pengujian swab sebanyak 3 putaran.

Dengan jumlah swab atau PCR (polymerase chain reaction) yang bisa diuji sebanyak 94 spesimen per satu putaran.

"Artinya dalam sehari bisa mencapai 270 sampel dengan butuh waktu 8 jam," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved