Breaking News:

Adik Pasha Ungu Ditangkap BNN Sulteng, Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Pasha: Tes Urine Positif

Baharuddin menjelaskan, pihaknya saat ini tengah memburu tiga orang yang diduga komplotan HS.

Editor: Machmud Mubarok
(Kompas TV)
Pasha Ungu saat diwawancarai Kompas TV, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - HS, adik kandung Pelaksana tugas Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu, ditangkap Badan Nasional Narkotika ( BNN) Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Senin (5/10/2020).

HS ditangkap di Kecamatan Tatangga, Kota Palu. HS diduga kuat terlibat dalam jaringan narkoba di Sulteng.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Pemberantasan BNN Sulawesi Tengah AKBP Baharuddin.

Namun demikian, saat ini HS tengah dibawa ke Sulawesi Utara untuk dimintai keterangan soal kasus berbeda.

"Karena ada yang mau dikonfrontir di sana (Sulawesi Utara) makanya tersangka dibawa ke sana untuk pengembangan dalam kasus lain," kata Baharuddin saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/10/2020).

Buru komplotan HS

Baharuddin menjelaskan, pihaknya saat ini tengah memburu tiga orang yang diduga komplotan HS.

Ketiga orang itu berinisial S, D, dan R. Menurut Baharuddin, ketiga orang itu berhasil kabur saat digerebek.

Penyanyi Pasha Ungu meyakini ada hikmah di balik penangkapan adiknya, Helmi Said, dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

"Tapi justru kejadian ini, kami keluarga awalnya sibuk masing-masing, tiba-tiba kumpul karena masalah ini. Jadi ada hikmah," kata Pasha saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2020).

Dalam pertemuan itu, Pasha memberikan pengertian terhadap keluarga besar mengenai masalah yang menjerat Helmi.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Palu itu menegaskan, keluarga besar selalu memberikan dukungan dan semangat kepada Helmi.

"Apa pun alasannya, harus berada paling depan memberikan support. Masalah salah atau benar biar proses hukum yang menjawabnya. Katakanlah sampai pengadilan atau persidangan, lihat saja hasilnya seperti apa," ujar Pasha yang kini menjabat Wakil Wali Kota Palu.

Pasha mengharga proses hukum. Dia tidak akan mengintervensi penyidik yang sedang menangani perkara tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved