Sosok Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang Membuat 1.000 Km Jalan Raya Pos
Daendels diserahi tugas terutama untuk melindungi pulau Jawa dari serangan tentara Inggris. Jawa adalah satu-satunya daerah koloni Belanda-Prancis yan
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNCIREBON.COM - Daendels atau nama lengkapnya Herman Willem Daendels muncul di trending Twitter, Senin (12/10/2020).
Ternyata isunya soal pemberian kerja dari pemerintah. Disebutkan bahwa pemerintah membuat Omnibus Law itu salah satu tujuannya untuk membuka lapangan kerja. Hal itu disamakan oleh netizen, bahwa Daendels pun saat menjajah Hindia Belanda, memberikan pekerjaan pula kepada rakyat.
Lalu bagaimana sosok Daendels ini?
Baca juga: Mengenal Sejarah Jembatan Cimanuk Indramayu, Sudah Tiga Kali Ganti Nama dari Zaman Hindia Belanda
Sebagaimana dilansir dari https://bataviadigital.perpusnas.go.id/Daendels, Daendels yang lahir di Hattem, 21 Oktober 1762 adalah seorang politikus Belanda yang merupakan Gubernur-Jenderal Hindia-Belanda yang ke-36. Ia memerintah antara tahun 1808 – 1811. Masa itu Belanda sedang dikuasai oleh Prancis.
Pada tahun 1780 dan 1787 ia ikut para kumpulan pemberontak di Belanda dan kemudian melarikan diri ke Prrancis. Di sana ia menyaksikan dari dekat Revolusi Perancis dan lalu menggabungkan diri dengan pasukan Batavia yang republikan.
Akhirnya ia mencapai pangkat Jenderal dan pada tahun 1795 ia masuk Belanda dan masuk tentara Republik Batavia dengan pangkat Letnan-Jenderal.
Sebagai kepala kaum Unitaris, ia ikut mengurusi disusunnya Undang-Undang Dasar Belanda yang pertama.
Bahkan ia mengintervensi secara militer selama dua kali. Tetapi invasi orang Inggris dan Rusia di provinsi Noord-Holland berakibat buruk baginya. Ia dianggap kurang tanggap dan diserang oleh berbagai pihak.
Akhirnya ia kecewa dan mengundurkan diri dari tentara pada tahun 1800. Ia memutuskan pindah ke Heerde, Gelderland.
Baca juga: Eks Gedung Landraad Zaman Hindia Belanda Akan Dibongkar,Tim Ahli Cagar Budaya Indramayu Angkat Suara
Karier
Pada tahun 1806 ia dipanggil oleh Raja Belanda, Raja Louis (Koning Lodewijk) untuk berbakti kembali di tentara Belanda. Ia ditugasi untuk mempertahankan provinsi Friesland dan Groningen dari serangan Prusia.
Lalu setelah sukses, pada tanggal 28 Januari 1807 atas saran Kaisar Napoleon Bonaparte, ia dikirim ke Hindia-Belanda sebagai Gubernur-Jenderal.
Daendels di Hindia-Belanda
Maka setelah perjalanan yang panjang melalui Pulau Kanari, Daendels tiba di Batavia pada tanggal 5 Januari 1808 dan menggantikan Gubernur-Jenderal Albertus Wiese.
Daendels diserahi tugas terutama untuk melindungi pulau Jawa dari serangan tentara Inggris. Jawa adalah satu-satunya daerah koloni Belanda-Prancis yang belum jatuh ke tangan Inggris setelah Isle de France dan Mauritius pada tahun 1807.