Breaking News:

Pilkada Kabupaten Bandung

Tiga Paslon di Pilkada Kabupaten Bandung Melanggar Protokol Kesehatan, Pada Pekan Pertama Kampanye

Secara keseluruhan paling banyak 50 orang dan memperhitungkan jaga jarak, 1 meter antar peserta kampanye.

DOK TRIBUN JABAR
Ilustrasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung, menertibkan alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2019 yang dipasang di papan iklan berbayar, Rabu (20/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad 

TRIBUNCIREBON.COM, BNADUNG - Seluruh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung yang bersaing di Pilkada serentak 2020, kedapatan masih melanggar protokol kesehatan Covid-19 saat menggelar kampanye.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia, mengatakan bawaslu meminta komitmen seluruh pasangan calon, untuk mematuhi rambu-rambu yang ada pada pelaksanaan Kampanye.

"Selama sepekan pelaksanaan kampanye, seluruh Paslon kedapatan masih abai terhadap aturan kampanye, yang berkaitan dengan protokol kesehatan (Covid 19)," ujar Hedi, saat dihubungi, Minggu (4/9/2020).

Hedi mengatakan, hasil pengawasan selama sepekan pertama pelaksanaan pada tahapan kampanye ini masih menemukan pelanggaran terhadap pasal 57 ayat 2 poin 2 yang membatasi jumlah peserta yang hadir.

Secara keseluruhan paling banyak 50 orang dan memperhitungkan jaga jarak, 1 meter antar peserta kampanye.

"Mereka masih belum aware terhadap aturan yang ada di PKPU termasuk protokol kesehatan, di mana mengatur masa yang hadir itu 50 orang," kata Hedi.

Hedi memaparkan, dengan masih banyaknya pelanggaran yang ditemukan, Bawaslu bersama KPU dan instansi lainnya telah mengunjungi semua paslon guna menyampaikan sejumlah persoalan yang masih ditemukan.

"Menitipkan pesan agar mereka tidak mengabaikan aturan dan mementingkan keselamatan warga diatas segalanya,” ucap dia.

Hedi menegaskan, pihaknya juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengawas tingkat kecamatan, agar tidak ragu melakukan tindakan tegas berupa peringatan tertulis dan merekomendasikan sanksi pelarangan kampanye selama tiga hari bagi paslon yang melakukan pelanggaran.

Pria Pedofil Ini Dipenjara 600 Tahun Setelah Produksi Film Porno Anak 5 Tahun

Warga Jatisari Kuningan Kaget, Dini Hari Tadi Rumah Retak-retak dan Jalan Dusun Hancur

Halaman
12
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved