Kasus Covid-19 Klaster Keluarga Makin Banyak, Kota Cimahi Bakal Terapkan Mini Lockdown Mulai Senin
bagi anggota keluarga yang bekerja di luar dan bertemu banyak orang, Ajay meminta agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik
TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna menjelaskan, tren penyebaran Covid-19 di Kota Cimahi mengalami peningkatan hingga Sabtu (03/10/2020).
Karena itu, pada Senin (05/10/2020), Ajay mengatakan, Kota Cimahi juga menerapkan "Mini Lockdown".
Peranan kelurahan baik itu RT, RW akan dimaksimalkan untuk mengawal daerahnya.
• Seorang Ibu Meninggal, 3 Anggota Keluarga Diisolasi, Klaster Keluarga Dominan di Kota Cimahi
• Cimahi Masuk Zona Merah Covid-19, Operasi Yustisi Penggunaan Masker Digelar Mulai Hari Ini
Peningkatan penyebaran tersebut didominasi oleh klaster baru yaitu klaster keluarga. Ada 47 kepala keluarga yang terpapar Covid-19 di Kota Cimahi, jumlah jiwanya ialah 115 orang positif.
"Angka kematian juga meningkat, saat ini ada 12 orang di Cimahi yang meninggal akibat Corona, lima orang diantaranya dari klaster keluarga," kata Ajay M Priatna saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kota Cimahi, Sabtu (03/10/2020).
Terutama bagi anggota keluarga yang bekerja di luar dan bertemu banyak orang, Ajay meminta agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Ajay menyebutnya dengan istilah 4 M, yaitu menjaga jarak, memakai masker, meningkatkan imun tubuh, dan mencuci tangan.
Ajay mengatakan, dari 12 orang yang meninggal tersebut, ada 6 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Adanya lonjakan kasus di Cimahi, Ajay menambahkan bahwa tenaga medis dan fasilitas kesehatan di Kota Cimahi masih memadai.
"Untuk sementara, kita menahan diri untuk tidak bepergian keluar kota ataupun menerima tamu, demi kesehatan dan menekan angka penyebaran Covid-19," kata Ajay.
Dikatakannya, kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Cimahi kembali bertambah satu orang pada Sabtu (03/10/2020). Kasus kematian tersebut bertambah dari Kelurahan Melong.
"Hari ini, angka kematian kembali bertambah 1 orang. Totalnya jadi 12 orang hari ini," kata Ajay di Kantor Wali Kota Cimahi, Sabtu (03/10/2020).
Penambahan tersebut ialah warga Kelurahan Melong berjenis kelamin laki-laki berusia 77 tahun.
Berdasarkan data tersebut, ada 357 orang terkonfirmasi positif di Kota Cimahi. Sebanyak 89 terkonfirmasi positif aktif, 256 orang sembuh dan 12 orang meninggal dunia.
Jika dibandingkan dengan data Jumat (02/10/2020) jumlah terkonfirmasi positif ialah 354 orang dengan rincian 88 terkonfirmasi positif aktif, 255 orang sembuh, dan 11 orang meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/wali-kota-cimahi-ajay-m-priatna.jpg)