Senin, 18 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Tahun Ini Pemkab Cirebon Tak Izinkan Pasar Rakyat Muludan Digelar, Ini Alasannya

Di antaranya, Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Desa Tuk, Kecamatan Kedawung, Desa Serang, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, dan lainnya.

Tayang:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kanan) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBINCIREBON.COM, CIREBON - Pemkab Cirebon tidak mengizinkan pasar rakyat Maulid Nabi Muhammad SAW atau muludan.

Di Kabupaten Cirebon sendiri, setiap tahunnya pasar rakyat muludan berlangsung di beberapa lokasi dalam waktu hampir bersamaan.

Di antaranya, Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Desa Tuk, Kecamatan Kedawung, Desa Serang, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, dan lainnya.

Tidak diizinkannya pasar rakyat muludan tersebut berdasarkan Surat Edaran Bupati Cirebon Nomor 556/2021/Disbudparpora tentang Rekomendas Acara Muludan 2020.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, dikeluarkannya surat edaran itu dikarenakan tren kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon cenderung meningkat.

Karenanya, pihaknya tidak mengzinkan pasar rakyat muludan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat Kabupaten Cirebon.

"Potensi penyebaran Covid-19 cukup tinggi, sehingga kami melarang pasar muludan," ujar Imron Rosyadi saat ditemui di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (2/10/2020).

Ia pun memohon maklum seluruh elemen masyarakat mengenai tidak diizinkannya pasar rakyat muludan di Kabupaten Cirebon.

Pasalnya, pasar tersebut berpotensi didatangi ratusan orang sehingga rentan menjadi lokasi penyebaran Covid-19.

Imron juga mengaku sangat tidak menginginkan munculnya klaster muludan dalam penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

"Kami memohon maklum pasar muludan yang berlangsung setiap tahun, kali ini ditiadakan dulu," kata Imron Rosyadi.

Ramalan Zodiak Cinta Jumat 2 Oktober 2020: Gemini Bertengkar Sengit, Leo Cinta Pandangan Pertama

Bintang Emon Sindir Menkes Terawan Tak Hadiri Undangan Najwa Sihab: Malah Hilang Menterinya

Sempat Dibahas

Keraton Kasepuhan Cirebon meniadakan pasar rakyat Maulid Nabi Muhammad SAW atau muludan pada tahun ini ditiadakan sesuai rekomendasi dari Pemkot Cirebon.

Hal itu dilakukan untuk mencegah munculnya klaster muludan dalam penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved