Jumat, 17 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona di Majalengka

Hasil Swab Test Ratusan Pegawai di Dinas Majalengka, 7 Orang Terinfeksi Virus Corona

Terutama, dinas yang langsung berinteraksi dengan masyarakat dalam setiap pelayanannya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Sejumlah pegawai Setda Majalengka jalani tes swab, Rabu (29/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Dinas Kesehatan Majalengka Minggu lalu melaksanakan tes swab massal terhadap ratusan pegawai dari berbagai dinas di Majalengka.

//

Terutama, dinas yang langsung berinteraksi dengan masyarakat dalam setiap pelayanannya.

Hasil dari tes swab massal itu menyebutkan ada tujuh orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Jubir Satgas Covid-19 Majalengka, Alimudin membenarkan hal tersebut.

"Ya benar, kami dapat hasilnya dari Labkesda Jabar. Ada 7 orang yang dinyatakan positif Covid-19," ujar Alimudin, Rabu (23/9/2020).

Ali memaparkan, dari gelaran tes swab massal yang dilakukannya itu, baru 134 orang yang sudah diketahui hasilnya.

Dari jumlah itu, 7 orang dinyatakan terpapar virus mematikan tersebut.

"Mereka dari berbagai dinas yang kemarin pegawainya mengikuti tes swab massal. Ada dari Satpol PP, BPBD, Samsat, Disdukcapil dan BPJS. Artinya mereka semua termasuk klaster perkantoran," ucapnya.

Dengan demikian, kasus terkonfirmasi hari ini berdasarkan Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka, keseluruhannya berjumlah 119 orang.

Alimudin menegaskan, sasaran dan langkah yang kian tepat, yakni dengan melakukan testing melalui swab masif yang digelar selama 14 hari telah memberikan hasil.

Dirinya pun berharap hasil tersebut akan menjadi perhatian semua pihak untuk waspada terhadapt penyebaran virus Corona.

"Mereka yang tersebar di klaster perkantoran adalah dari dinas atau kantor yang erat dengan pelayanan publik. Ini perlu diwaspadai bahwa betul ada penyebaran Covid-19 dan sulit untuk dideteksi, karena begitu banyak orang bergerak kemana-mana," jelas dia.

Ia berharap ini menjadi perhatian, sehingga ke depan lebih hati-hati lagi dari sekarang.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved