Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Dugaan Pelanggaran Kode Etik Ketua KPU Indramayu Berlanjut, Bawaslu Panggil Sejumlah Saksi

Pemanggilan tersebut sudah dilakukan sejak hari kemarin dan akan dilanjut dengan pemanggilan kedua pada Senin (14/9/2020) besok.

Istimewa
Tangkapan layar status WhatsApp yang memperlihatkan Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni ikut memberikan surprise ulang tahun kepada salah satu Bapaslon di salah satu hotel di Bandung, Rabu (9/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indramayu masih mengumpulkan sejumlah barang bukti terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni.

Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Nurhadi mengatakan, saat ini sejumlah saksi terkait sudah dimintai keterangan guna melengkapi barang bukti.

Pemanggilan tersebut sudah dilakukan sejak hari kemarin dan akan dilanjut dengan pemanggilan kedua pada Senin (14/9/2020) besok.

"Kalau yang hadir di hari pertama tapi ketika kita masih butuh klarifikasi kita panggil lagi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (13/9/2020).

Nurhadi menjelaskan, dugaan pelanggaran tersebut berawal saat video yang disebarkan oleh tim pemenangan salah satu bakal pasangan calon (Bapaslon) bersangkutan.

Dalam video itu, Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni tertangkap basah ikut menghadiri surprise ulang tahun untuk Taufik Hidayat yang merupakan Bapaslon Wakil Bupati Indramayu dari Partai Golkar.

Kejadian itu terjadi di lobby salah satu hotel di Bandung pada Rabu (9/9/2020) kemarin sekitar pukul 05.30 WIB, atau saat Bapaslon yang bersangkutan hendak berangkat menjalani pemeriksaan kesehatan.

Nurhadi menjelaskan, proses penggalian fakta ini berlangsung selama 7 hari untuk menentukan apakah perbuatan Ketua KPU Kabupaten Indramayu masuk dugaan pelanggaran atau tidak.

Awas Penderita Diabetes dan Penyakit Jantung Tidak Boleh Minum Air Kelapa, Ini Penyebabnya

Lesti Kejora Makin Dekat dengan Rizky Billar, Psikolog Nilai Lesti Perlu Pengawasan Orang Tua

Proses selanjutnya kemudian akan membuat kajian atau proses penanganan pelanggaran yang dilakukan.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved