Breaking News:

Sempat Dirawat di Ruang Isolasi RSU Ciamis Selama 2 Hari, Seorang Pasien Positif Covid-19 Meninggal

almarhumah (pasien ke-36 terkonfirmasi positif Covid-19 asal Ciamis) dirawat juga dengan gejala penyakit utama

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS - Setelah sempat menjalani perawatan selama dua hari di ruang isolasi RSU Ciamis, seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia, Selasa (8/9) sore.  Pasien tersebut, ibu-ibu usia sekitar 73 tahun dan jenazahnya dimakamkan di Desa Sukamulya Cihaurbeuti Ciamis Selasa (8/9) malam itu juga dengan prosedur Covid-19.

“Pasien tersebut sempat dirawat di ruang isoaliasi  RSU Ciamis selama dua hari, sebelumnya sehari di rumah. Meninggal kemarin sore (Selasa, 8/9). Dan dimakamkannya tadi malam juga, dibantu petugas kepolisian dan muspika,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Ciamism dr H Bayu Yudiawan MM kepada Tribun, Rabu (9/9).

Menurut Bayu, almarhumah (pasien ke-36 terkonfirmasi positif Covid-19 asal Ciamis) dirawat juga dengan gejala penyakit utama (kormobid)nya aritmia jantung dan bronchopneumonia.

Sementara suaminya (pasien ke-34 terkonfirmasi positif Covid-19 asal Ciamis) dirawat di RS TMC Tasikmalaya.

Pasangan suami-istri lansia tersebut menurut dr Bayu diduga tertular Covid-19 dari keluarga yang datang dari luar kota.  

“Kedua pasien positif tersebut masih murni tertular dari luar. Belum terdapat bukti penularan lokal. Termasuk klaster awal. Beberapa kali tracing (kontak erat, kontak dekat) sudah dilakukan, ada sekitar 50-an. Dan masih dikembangkan. Hasilnya belum keluar,” jelasnya.

Beberapa tindak lanjut dari kejadian tersebut katanya sudah dibahas tingkat muspika Cihaurbeuti Selasa (8/9) malam. Di antaranya adanya pembatasan-pembatasan berbagai kegiatan warga. “Penyemprotan (desinfectan) juga diaktifkan,” ujar dr Bayu.

Menyusul adanya pasien positif Covid-19 asal Sukamulya tersebut menurut seorang warga, aktivitas masyarakat tetap stabil dan normal.

“Katanya akan ada lagi penyemprotan (desinfektan) besar-besaran dari BPBD.  Gugus tugas tingkat desa terus bergerak, termasuk mempersiapkan dan menambah alat cuci tangan di pasar (Sukamulya),” ujar seorang warga.

Ini Bacaan Sholawat Nabi yang Dipakai Ustaz Ujang Busthomi Melawan Dukun Santet & Usir Setan Belek

Masa Lalu Hercules Sebelum Jadi Preman Tanah Abang, Dipekerjakan Kopassus Saat Operasi Timor Timur

Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Jelaskan Status Kota Bandung Masih Masuk Zona Oranye

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved