Info Cuaca Majalengka
Prakiraan Cuaca di Majalengka Hari Ini, 1 September 2020 Berpotensi Cerah Sepanjang Hari
Pasalnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kertajati, memprediksi Majalengka di bakal cerah sepanjang hari.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Bagi anda yang ingin beraktivitas atau menikmati suasana di Kabupaten Majalengka, Selasa (1/9/2020) tampaknya tak usah khawatir.
Pasalnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kertajati, memprediksi Majalengka di bakal cerah sepanjang hari.
Di pagi hari, Kabupaten Majalengka bakal cerah seperti biasa dengan suhu 21°C.
Siang harinya, suhu di Majalengka akan semakin cerah dengan suhu 33°C.
Suhu minimum 21°C, suhu maksimum 33°C, kelembaban antara 50% - 95% dan kecepatan angin 20 km/h mengarah ke barat.
Pada sore dan malam harinya, Majalengka diprediksi bakal tetap cerah berawan dengan suhu 18°C.
Prakiraan tinggi gelombang laut di perairan Utara Cirebon dan Indramayu berkisar 0.5 meter - 1.5 meter.
Arus laut diprediksi mengarah ke barat laut dengan kecepatan 5 cm - 30 cm per detik.
• Cair Kamis, Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Bagi Karyawan Swasta Bakal Ditransfer ke 3 Juta Penerima
• Lelang Mobil Dinas di Jakarta Daihatsu Xenia Hanya Rp 26 Juta, Pendaftaran hingga 2 September
Prakiraan Cuaca Nasional
Peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia hari ini, Selasa (1/9/2020).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca di Indonesia untuk Selasa(1/9/2020).
Peringatan dini disampaikan melalui laman resmi BMKG, web.meteo.bmkg.go.id, yang diperbarui pada Senin (31/8/2020) pukul 13.09 WIB.
• Bocoran Spesifikasi Realme X7 Series, Realme 7 dan Realme 7 Pro yang Segera Dirilis September 2020
• Ramalan Zodiak Selasa 1 September 2020: Gemini Lebih Religius, Libra Terganggu Hal-hal Kecil
Diinformasikan, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.
Daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Papua Tengah, Sulawesi Tengah hingga Kalimantan Timur.
Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/cuaca-2.jpg)