Breaking News:

Tagihan Listrik Gratis Sampai Akhir 2020, Pemerintah Minta Pelanggan Tak Boros Konsumsi Listrik

Rida menegaskan, biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan program tersebut berasal dari kas negara.

Editor: Machmud Mubarok
Grid Pop - Grid.ID
Ilustrasi PLN 

TRIBUNCIREBON.COM - Pemerintah meminta kepada pelanggan listrik golongan rumah tangga 450 VA dan 900 VA subsidi untuk tidak melakukan pemborosan konsumsi listrik.

Permintaan tersebut disampaikan setelah pemerintah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan stimulus berupa pembebasan tagihan listrik untuk golongan 450 VA dan diskon 50 persen untuk golongan 900 VA subsidi, hingga Desember 2020.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan oleh masyarakat.

Sehingga pemerintah memutuskan untuk memperpanjang stimulus yang telah dilaksanakan sejak April lalu tersebut.

"Maka kemudian program ini diperpanjang hingga akhir tahun atau sampai Desember," katanya, dalam diskusi virtual , Selasa (18/8/2020).

Tabrakan Beruntun Baru Saja Terjadi di Jalur Maut Gekbrong Cianjur, Satu Orang Dilaporkan Tewas

BLT Rp 600 Ribu Bagi Karyawan Cair 25 Agustus 2020, Begini Cara Cek Namamu di BPJS Ketenagakerjaan

Daftar Harga Hp Oppo Terlengkap Agustus 2020, Mulai dari Oppo A5, A9, F11, F15 Reno3 hingga Reno4

Lebih lanjut, Rida menegaskan, biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan program tersebut berasal dari kas negara.

Oleh karenanya, Rida meminta kepada penerima bantuan untuk tidak melakukan pemborosan terhadap konsumsi listrik.

"Ini sifatnya sementara, tidak gratis, karena ada yang bayar yaitu negara. Dan untuk itu pada kesempatan yang baik ini saya mengimbau agar kita-kita semua bijak dalam hal memanfaatkan atau mengkonsumsi listrik di rumahnya masing-masing," tuturnya.

Kementerian ESDM mencatat, sampai dengan saat ini total penerima bantuan listrik golongan rumah tangga 450 VA dan 900 VA subsidi mencapai 31,88 juta pelanggan.

Dengan diperpanjangnya stimulus hingga akhir tahun, maka pemerintah menganggarkan Rp 12,18 triliun untuk melaksanakan program tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved