Breaking News:

KBM Tatap Muka

Pemkab Indramayu Belum Perbolehkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka, Ini Alasannya

Pemerintah Kabupaten Indramayu belum memperbolehkan sekolah-sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka.

TribunJabar.id/M Syarif Abdussalam
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu belum memperbolehkan sekolah-sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Terutama sekolah-sekolah yang menjadi kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu di tingkat SMP dan SD Sederajat.

Plt Kepala Disdik Kabupaten Indramayu, Caridin mengatakan, pemerintah tak ingin terburu-buru memperbolehkan sekolah menggelar KBM tatap muka.

VIDEO - Manajemen Objek Wisata Cibulan Kuningan Cari Talenta Atlet Renang Lewat Lomba HUT ke-75 RI

KCD Wilayah X Sebut Belum Ada SMA/Sederajat di Cirebon yang Usulkan KBM Tatap Muka

"Alasannya di Indramayu masih zona kuning sehingga belum bisa tatap muka dan setelah dievaluasi dengan Gugus Tugas juga masih belum mengizinkan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (18/8/2020).

Masih dijelaskan Caridin, pihaknya tidak ingin tanpa adanya persiapan, KBM tatap muka justru menjadi potensi timbulnya cluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

Di Kabupaten Indramayu sendiri sampai saat ini belum sepenuhnya aman dari penyebaran virus corona, penambahan kasus pun masih terus terjadi.

PSBB Proporsional di Bodebek Diperpanjang Lagi Hingga 31 Agustus 2020, Muncul Klaster Keluarga

"Prediksi kapan akan digelar tatap muka kita juga belum ada, namun kami sudah menyiapkan panduan untuk belajar tatap muka di tengah pandemi," ujarnya.

Panduan tersebut di antaranya, memberlakukan sif belajar untuk mengurangi kerumunan, mewajibkan pakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak aman, pengecekan suhu tubuh, dan sejumlah protokol kesehatan lainnya.

Selain itu, para pelajar juga diwajibkan langsung pulang ke rumah ketika jadwal shif belajar habis dan tidak ada jam istirahat.

Sehari Tambah 1.673 Kasus Baru Covid-19, Total di Indonesia Mencapai 143.043 Kasus

Meski demikian, panduan ini belum bisa disosialisasikan kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Indramayu.

Disdik masih menunggu keputusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu soal izin KBM tatap muka.

"Kita masih menunggu izin dari Gugus Tugas, jangan sampai sekolah justru jadi klaster baru," ujar Caridin.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved