Selasa, 19 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Dua Geng Motor Berkelahi di Caringin Bandung, Seorang Luka Sobek di Leher, Kaki dan Kaki

Teman Yusep, Asep dan Giwong kemudian mendatangi Eeng untuk mengkonfirmasi permasalahan anggota di dua geng motor itu.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
ist
Ilustrasi - Borgol 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Perkelahian melibatkan dua kelompok geng motor di Kota Bandung terjadi di Jalan Caringin pada Senin (17/8/2020) malam. 
Kasubbag Humas Polrestabes Bandung, AKP Rahayu Mustikaningsih mengatakan, seorang pria bernama Titian Christian Sugiarto mengalami luka bacokan. 
Peristiwa itu bermula saat seorang anggota geng motor bernama Yusep bahwa dia bermasalah dengan pria bernama Eeng dari geng motor lainnya yang berbeda dengan Yusep. 
Teman Yusep, Asep dan Giwong kemudian mendatangi Eeng untuk mengkonfirmasi permasalahan anggota di dua geng motor itu.
Namun, Eeng menampar Asep.
Rekan Asep, Abeng datang kemudian dikeroyok oleh kelompok Eeng dan geng motornya. 
Asep dan rekan-rekannya kemudian pulang dan memberitahukan pada teman-temannya soal pengeroyokan tersebut.
Kemudian, mengajak mereka untuk membalas perbuatan Eeng.
"Sehingga terjadi perkelahian (balasan) antara kelompok Asep dan Eeng‎," ucap Rahayu di Jalan Jawa, Selasa (18/8/2020).
Dalam perkelahian itu, Titian Christian Sugiarto teridentifikasi sebagai bagian dari kelompok Eeng.
Dia mengalami luka sabetan benda tajam.
"Yang bersangkutan mengalami luka sobek di leher, tangan kiri dan kaki kanan," ujar Rahayu. 
Kasus ini ditangani Polsek Babakan Ciparay.
Penyelidikan dilakukan seperti mendatangi lokasi kejadian dna mengamankan barang bukti. 
"Saksi-saksi dimintai keterangan. Kemudian ‎korban menjalani visum et repertum di RS Sartika Asih. Para pelaku sedang dicari," ucap dia. 

Mobil Ringsek Sopir Pick Up Tewas Terjepit pada Kecelakaan Maut di Nagreg, Evakuasi hingga 1 Jam

Emak-emak Bonceng 2 Anak Naik Motor, Terobos Lampu Merah, Anaknya Tewas Tergilas Truk, Emak Selamat

Geng Motor di Cianjur

Sebelumnya terjadi pula aksi geng motor di Cianjur.  Aksi anarki anggota geng motor melukai seorang petugas polisi yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas berhasil diungkap Polres Cianjur. Tersangka ternyata beralasan membacok petugas karena jalur menuju Puncak ditutup.

Satreskrim Polres Cianjur langsung bergerak cepat dan menetapkan satu dari 21 orang geng motor sebagai tersangka.

Ia ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pembacokan terhadap anggota Polisi.

Kapolres Cianjur AKBP Muhamad Rufai mengatakan, beberapa jam setelah melakukan pembacokan 21 orang geng motor berhasil diamankan.

"Dari 21 orang yang berhasil diamankan, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Senin (17/8/2020) di Mapolres Cianjur.

Kapolres mengatakan, tersangka pelaku pembacokan, merupakan residivis dari kasus yang sama.

"Tersangka baru bebas dari hukuman setelah melakukan pembacokan kepada satpam di wilayah Kecamatan Karangtengah," katanya.

Kapolres mengatakan, tersangka nekat membacok anggota Polisi yang sedang berjaga, karena kesal jalur menuju Cipanas Puncak ditutup.

"Jalur Puncak macet terus di perempatan lampu gentur dilakukan penutupan jalur, tiba-tiba muncul gerombolan bersepeda motor dengan membawa bendera kemudian juga memukul-mukul kendaraan dihentikan oleh anggota tersangka melakukan perlawanan dan melakukan pembacokan terhadap anggota," kata Kapolres.

Sebelumnya, anggota Sabhara Polres Cianjur dibacok dengan senjata tajam saat melakukan pengamanan di Pos TMC Cepu 8 Bundaran Tugu Lampu Gentur, Minggu (16/8/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, sekumpulan geng motor beriringan menuju Jalan Dr Muwardi Bypass Cianjur. Saat diberhentikan, salah satu anggota genh motor megeluarkan senjata tajam dan melakukan penganiayaan yang melukai leher.

Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Sayang, Cianjur.

Anggota polisi yang dibacok bernama Briptu M Naufal Arief yang tengah melaksanakan tugas di sekitaran Bundaran Tugu Lampu Gentur.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai sempat mendatangi RSUD Sayang, Cianjur untuk melihat kondisi anggotanya yang mendapatkan luka bacokan di bagian kepala belakang.

Kronologis awal, saat itu korban sedang bertugas melakukan pengamanan di sekitar Bundaran Tugu Lampu Gentur. Tak berselang lama, ada segerombolan motor yang akan mengarah ke puncak.

"Posisi sedang terjadi kemacetan, jalan ditutup, anggota sedangan pengamanan itu. Terus ada gerombolan motor, kemudian mengarah kendaraan tujuannya ke Puncak. Karema tutup balik kanan mereka, terus ada yang diamankan (diantara kendaraan itu) menganggu lalulintas, memukul-mukul kendaraan kemudian diamankan, tiba-tiba anggota yang mengamankan ini dibacok," ujar Kapolres.

Ia mengatakan, kondisi korban pun sudah mendapatkan penanganan dan luka dengan panjang 10 sentimeter pun sudah dijahit.

"Di bagian kepala. Kira-kira lukanya 10 centi. Kondisi korban sudah dijahit tadi. Sudah diobati masih sadar," katanya.

Para pelaku yang berhamburan pun, beberapa di antaranya sudah diamankan pihak kepolisian. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved