Mobil Ringsek Sopir Pick Up Tewas Terjepit pada Kecelakaan Maut di Nagreg, Evakuasi hingga 1 Jam

Untuk mengeluarkan korban, Angggota Kantor SAR Bandung dilibatkan untuk mengeluarkan korban dari ruang kemudi.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Petugas Kantor SAR Bandung saat hendak mengeluarkan korban kecelakaan 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sopir kendaraan pick up yang tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Bandung - Garut tepatnya di Kecamatan Nagreg pada Selasa (18/8/2020) sempat terjepit di dalam ruang kemudi. 
Peristiwa kecelakaan itu terjadi pukul 00.30.
Korban tewas yang belum diketahui identitasnya baru bisa dikeluarkan dari ruang kemudi pada pukul 01.30.
Untuk mengeluarkan korban, Angggota Kantor SAR Bandung dilibatkan untuk mengeluarkan korban dari ruang kemudi.
"Posisi tubuhnya terjepit di ruang kemudi. Sekira pukul 01.30, Tim SAR gabungan bisa mengevakuasi korban yang terjepit dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono saat dihubungi via ponselnya, Selasa (18/8/2020).
‎Kendala evakuasi korban karena bagian depan korban yang ringsek usai tabrakan dengan Bus Kramat Djati.
Pintu ruang kemudi tidak bisa dibuka sehingga petugas harus membongkar paksa dengan alat khusus. 
Kecelakaan melibatkan kendaraan pick up D 8185 EZ dari arah Bandung dan Bus Kramat Djati B 7222 IS dari arah Garut.
Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa menerangkan, kejadian bermula saat kendaraan pick up masuk ke jalur berlawanan diduga hendak menyalip
"Saat masuk ke jalur berlawanan, bertabrakan dengan Bus Kramat Djati. Bus oleng ke kiri dan menabrak roda dua F 2931‎milik Dindin warga Bogor yang sedang parkir di trotoar," ucap Erik saat dihubungi pada Selasa (18/8/2020) pagi.
Dalam kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia.
Imbas kecelakaan lalu lintas sempat padat karena di tengah momen arus balik liburan panjang hari kemerdekaan.
"Pengemudi pick up meninggal dunia di tempat kejadian. Langsung dievakuasi ke RSUD Cicalengka. Untuk identitas pengemudi belum diketahui," ujar Erik.
Kata dia, anggota Unit Laka Lantas Polresta Bandung sudah memintai keterangan sejumlah pihak yang melihat langsung kejadian. 
"Penyebab kecelakaan, temuan sementara, diduga pengemudi pick up kurang hati-hati ketika hendak mendahului. Ruang gerak jalan saat mendahului kurang cukup sehingga menabrak bus dari arah berlawanan," ucap dia.

Sopir Tewas

Kecelakaan lalu lintas terjadi Jalan Raya Bandung-Garut tepatnya di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, pada Selasa (18/8/2020) dini hari.

Kecelakaan melibatkan kendaraan pikap D 8185 EZ dari arah Bandung dan bus Kramat Jati B 7222 IS dari arah Garut.

Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa mengatakan, kejadian bermula saat kendaraan pikap masuk ke jalur berlawanan.

Sang sopir diduga hendak menyalip kendaraan di depannya.

"Saat masuk ke jalur berlawanan, bertabrakan dengan bus Kramat Jati. Bus oleng ke kiri dan menabrak roda dua F 2931 ‎milik Dindin warga Bogor yang sedang parkir di trotoar," ucap Erik saat dihubungi pada Selasa (18/8/2020) pagi.

Dalam kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia.

Imbas kecelakaan lalu lintas sempat padat karena di tengah momen arus balik liburan panjang hari kemerdekaan.

"Pengemudi pikap meninggal dunia di tempat kejadian. Langsung dievakuasi ke RSUD Cicalengka. Untuk identitas pengemudi belum diketahui," ujar Erik.

Kata dia, anggota Unit Laka Lantas Polresta Bandung sudah memintai keterangan sejumlah pihak yang melihat langsung kejadian.

"Penyebab kecelakaan, temuan sementara, diduga pengemudi pikap kurang hati-hati ketika hendak mendahului. Ruang gerak jalan saat mendahului kurang cukup sehingga menabrak bus dari arah berlawanan," ucap dia.

 Sudah Memesan Uang Pecahan Khusus 75 Ribu? Berikut Jadwal & Aturan Penukaran Uang di Kantor BI Jabar

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved