Breaking News:

Idul Adha 2020

Harga Daging Ayam di Indramayu Melonjak Hingga Rp 34 Ribu per kg Jelang Idul Adha

Diketahui melonjaknya permintaan itu karena kebutuhan masyarakat merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang bakal jatuh pada hari besok.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Ayam-ayam saat hendak dipotong di rumah pemotongan ayam di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Kamis (30/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Harga daging ayam di Kabupaten Indramayu melonjak tinggi menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Harga daging ayam hingga saat ini sudah menyentuh Rp 32-34 ribu per kilogramnya.

Seorang bandar ayam, Riyan (23) mengatakan, kenaikan harga itu sudah terjadi sejak 5 hari terakhir.

"Dari 5 hari sebelumnya itu sudah naik sedikit-sedikit. Naiknya mulai Rp 2.000, lalu Rp 1.500, Rp 1.000 per kilogramnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di rumah pemotongan ayam di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Kamis (30/7/2020).

Permintaan Daging Ayam di Indramayu Meningkat dalam 3 Jam 3,5 Kwintal Daging Ludes Diborong

Vernita Sayabilla Dibooking Rp 30 Juta oleh Pria Hidung Belang, Mucikari Kebagian Rp 10 Juta

Riyan menyampaikan, melonjaknya harga komoditi yang satu ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan di pasaran.

Selain itu, stok daging yang terbatas di kalangan peternak menambah lonjakan harga daging.

Riyan mengaku, harga daging ayam memang selalu berubah-ubah tergantung permintaan.

Pada hari kemarin saja harga daging ayam di pasaran sudah menyentuh harga Rp 28 ribu per kilogram, kini harga kembali naik sampai menyentuh Rp 34 ribu per kilogram.

Pada hari ini permintaan daging ayam diketahui meningkat tinggi, hanya kurun waktu 3 jam saja mulai pukul 06.00-09.00 WIB pagi tadi ia sudah mendistribusikan daging ayam sampai 3,5 kwintal.

Itu pun belum bisa memenuhi seluruh permintaan. Ada 3 kwintal daging ayam lagi yang tidak bisa ia penuhi.

Diketahui melonjaknya permintaan itu karena kebutuhan masyarakat merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang bakal jatuh pada hari besok.

"Kebanyakan sih katanya untuk kebutuhan rumah tangga seperti buat bikin opor, sate atau apa masing masing kebutuhan rumah tangganya," ujar dia.

3 Jam Ludes Diborong Pembeli

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, permintaan daging ayam di Kabupaten Indramayu meningkat drastis.

Seorang bandar ayam, Riyan (23), mengatakan pada hari ini saja ia sudah mendistribusikan ayam seberat 3,5 kwintal.

Ayam-ayam itu dikirim ke para pedagang ayam potong di sekitaran Kecamatan Indramayu dan Jatibarang.

"Itu dari jam 6 pagi sampai jam 9 tadi, cuma tiga jam habis," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di rumah pemotongan ayam di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Kamis (30/7/2020).

Peningkatan permintaan ini melonjak drastis dibanding hari-hari biasanya.

Jika pada hari biasanya, Riyan mengaku hanya mampu mendistribusikan daging ayam sekitar 80 kilogram sampai 1 kwintal saja.

Para bandar ayam pun sekarang ini, diakui dia kewalahan memenuhi kebutuhan daging ayam.

Persediaan stok ayam di sejumlah peternak di Kabupaten Indramayu yang jumlahnya masih terbatas menjadi persoalan utama.

Meski sudah berkeliling ke berbagai peternakan yang ada di Kabupaten Indramayu, semua stok sudah kehabisan terjual.

Padahal, permintaan daging ayam sampai saat ini terus berdatangan.

Riyan menyebut, banyak dari para pedagang ayam potong meminta pasokan daging tambahan bahkan sampai 3 kwintal lagi.

"Nyari sampai ke Karangampel, Juntinyuat, Singaraja semuanya stok habis. Tadinya mau ambil 3 kwintal lagi tapi dapatnya cuma 1,5 kwintal saja," ujar dia.

 Kumpulan Resep Sate Kambing untuk Idul Adha Nanti, Mulai dari Bumbu Merah hingga Saus Kecap

 Kata-kata Mutiara Ucapan Selamat Idul Adha 2020, Kirim ke Orang-orang Tersayang, Keluarga & Sahabat

 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved