Pemkab Cirebon Genjot Kuwu Supaya Bisa Maksimalkan Pembayaran PBB 2020
Pemkab Cirebon meminta para kuwu atau kepala desa untuk menggenjot pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2020.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemkab Cirebon meminta para kuwu atau kepala desa untuk menggenjot pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2020.
//
Kepala Bappenda Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana, meminta kerja sama pemerintah desa untuk memaksimalkan PBB.
Menurut dia, di Kecamatan Ciledug ada Desa Ciledug Kulon yang pembayaran PBB-nya tertinggi.
"Desa lainnya di Kecamatan Ciledug diharapkan bisa menyusul secepatnya," ujar Erus Rusmana saat mendampingi kunjugan kerja Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, di Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/7/2020).
Ia mengatakan, dari 424 desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon baru 14 desa yang sudah lunas dalam pembayaran PBB.
Karenanya, pihaknya meminta para kuwu memaksimalkan pembayaran PBB di wilayanya.
Terlebih, saat ini ada program penghapusan denda bagi wajib pajak yang membayar PBB melewati jatuh temponya.
"Kami berharap, para kuwu lebih semangat dalam menangani PBB tahun ini, sehingga targetnya tercapai," kata Erus Rusmana.
Erus menjelaskan, PBB merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Cirebon.
PAD sendiri merupakan salah satu sumber dana APBD Kabupaten Cirebon.
Menurut Erus, target PBB tahun ini harus terealisasi untuk APBD 2021.
Kuwu Diminta Inovatif
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, meminta para kuwu atau kepala desa berinovasi dalam mengembangkan wilayahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/bupati-cirebon-imron-rosyadi33347.jpg)