Kisruh Golkar Indramayu
BREAKING NEWS Kisruh Golkar Indramayu Memuncak, Massa Kubu Daniel Cekcok dengan Kubu Syaefudin
Kisruh di internal Partai Golkar Indramayu kembali memuncak hari ini, Jumat (24/7/2020).
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Ia juga menampik adanya klaim menguasai dari salah satu kubu di DPD Partai Golkar Indramayu.
"Kami adalah keluarga semua tidak ada saling menduduki ini hanya miskomunikasi saja," ujarnya.
• Punya 22 Kursi di DPRD Indramayu, Golkar Terancam Tak Bisa Usung Jagoan di Pilkada 2020
Sayangkan Kedatangan Massa
Kuasa Hukum DPD Partai Golkar Indramayu, Mahpudin menegaskan aksi ratusan massa yang mendatangi sekretariat sore tadi adalah sebuah penggerudukan.
Mahpudin juga menyayangkan tindakan tidak terpuji tersebut sehingga aparat keamanan harus turun tangan mengamankan situasi.
"Kenapa disebut penggerudukan karena ada upaya paksa memasuki kantor DPD Partai Golkar Indramayu secara paksa sehingga terjadi keributan dan mengakibatkan aparat keamanan turun," ujar dia di DPRD Kabupaten Indramayu, Jumat (24/7/2020) malam.
Mahpudin juga menyayangkan tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh kubu Daniel Mutaqin Syafiuddin dan Hilal Himawan yang mendatangkan massa menggeruduk sekretariat setempat.
Padahal seyogyanya, kantor tersebut adalah kantor bersama sesama kader partai dan tidak seharusnya ada upaya saling menduduki.
"Dalam kapasitas apa saudara daniel seorang anggota DPR RI dan Hilal Himawan seorang anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengerahkan massa untuk menyerbu DPD Partai Golkar Indramayu yang merupakan kantornya sendiri," ujar dia.
TONTON VIDEO DI SINI
Ia menegaskan, sesuai hasil Musyawarah Daerah (Musda) X pada tanggal 16 Juli 2020 kemarin adalah sah. Pihaknya pun sudah meminta kejelasan kepada DPP Partai Golkar untuk segera mengesahkan hasil Musda tersebut.
Sehingga, secara hukum kegiatan operasional atau pengurusan partai yang sah ada di pihak pengurus lama atau dalam hal ini Syaefudin yang sebelumnya berstatus sebagai Sekretaris yang kini terpilih menjadi ketua partai berdasarkan hasil Musda.
DPD Partai Golkar Indramayu juga tidak melarang kubu Mutaqin Syafiuddin bilamana ingin bersinergitas membangun partai dengan bersama-sama bergabung dalam pengurusan.
Hanya saja, cara yang dilakukannya hari ini. Disebutkan Mahpudin, tidak seharusnya dilakukan.
"Ketika hari ini kita menyaksikan peristiwa yang mengatasnamakan kader Golkar Indramayu dengan segala hormat kami sangat menyesalkan, kami sangat memprihatinkan," ujar dia.
Sementara itu, Daniel Mutaqin Syafiuddin mengaku kejadian tersebut hanya kesalahpahaman saja.