Breaking News:

Gadis 13 Tahun Disetubuhi Kakak Beradik di Sumedang, Korban Sempat Dicekoki Miras dan Obat Batuk

Gadis malang tersebut awalnya berada di rumah tetangganya, kemudian diajak bertemu oleh kedua pelaku RT (27) dan DA (18).

Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Seorang gadis berusia 13 tahun asal Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang yang disetubuhi dua orang pemuda kakak beradik ternyata sempat tak pulang selama dua hari.

Gadis malang tersebut awalnya berada di rumah tetangganya, kemudian diajak bertemu oleh kedua pelaku RT (27) dan DA (18).

Lalu, korban yang merupakan tetangga kedua pelaku itu dibawa ke rumah orang tua pelaku yang kondisinya sepi.

Daun Salam, Obat Alami Atasi Kolesterol Tinggi Hingga Cegah Kanker Payudara, Begini Cara Meraciknya

Diajak Bulan Madu, Wanita Ini Malah Dijual Rp 28 Juta Oleh Suami ke Komplotan Perdagangan Manusia

Setelah tiba di rumah pelaku, korban langsung diberi minuman obat batuk cair sebanyak sebanyak 15 sachet atau setengah gelas hingga korban tersebut tak sadarkan diri.

"Korban sempat hilang dua hari, kemudian dicari oleh orangtuanya," ujar Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Yanto Selamet saat ditemui di Mapolres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung, Jumat (24/7/2020).

Setelah korban ditemukan, kata Yanto, orangtuanya menanyakan kepada korban terkait hilangnya dia selama dua hari itu dan akhirnya terungkap bahwa korban telah disetubuhi kedua pelaku.

Resep Olahan Daging Kambing dan Sapi Untuk Idul Adha: Sapi Lada Hitam hingga Gulai Kambing

"Setelah ditelusuri dan ditanya sama ibunya, barulah terungkap bahwa korban mengaku telah disetubuhi oleh kedua pelaku yang merupakan kakak beradik itu," katanya.

Yanto menegaskan, korban tidak pulang selama dua hari karena dicekoki minuman keras (miras) yang dicampur dengan obat batuk cair hingga korban tak sadarkan diri.

"Setela korban tak sadarkan diri, pelaku RT langsung menyetubuhi korban, lalu datang adiknya DA untuk sama-sama melakukan persetubuhan," ucap Yanto.

Terapkan Konsep Drive Thru, Lanal Cirebon Salurkan Bantuan Sembako kepada Tukang Becak

Aksi bejat kedua pelaku kaka beradik ini terjadi pada 30 Juni 2020 pada siang hari sekitar pukul 14.00 di rumah orangtua pelaku yang kondisinya sedang sepi.

"Di rumahnya (TKP) sedang tidak ada keluarganya, hanya ada mereka dan dilakukan saat kedua orangtuanya sedang tidak ada di rumah," ucapnya.

Kemudian setelah pihaknya mendapat laporan, pelaku langsung diringkus polisi di rumahnya di Dusun Pangkalan, RT 3/5, Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong pada Kamis (23/7/2020) malam

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved