Breaking News:

Ridwan Kamil Waspadai Penularan dari Warga Luar Jabar, Cegah Penyebaran di Tempat Wisata dan Pasar

Kang Emil mengatakan, pembukaan kegiatan ekonomi disertai dengan pengendalian risiko penularan COVID-19.

Eki Yulianto/Tribuncirebon.com
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat rapat dengan Gugus Tugas Covid-19 Majalengka di Pendopo, Rabu (22/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan sebelum Surat Keputusan (SK) mengenai pembentukan Satgas Penanganan COVID-19 turun dari Pemerintah Pusat, pihaknya akan tetap intens menangani COVID-19.

"Karena SK-nya belum turun, maka gugus tugas masih bekerja sampai ada SK baru. Jadi, enggak ada kekosongan, semua tetap apa adanya," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (23/7).

Kang Emil menyatakan, saat ini, pihaknya fokus mencegah kasus impor atau imported case dari luar Jabar.

Selain itu, pencegahan penularan di tempat risiko tinggi, seperti destinasi wisata, pasar, dan stasiun, dilakukan dengan menggelar tes masif.

"Karena banyaknya kasus impor dari orang luar Jawa Barat, maka kita akan mengetatkan kedatangan-kedatangan dan keluar orang-orang, dari dan keluar Jawa Barat. Begitu terkendali, Jawa Barat akan jauh lebih baik," ucapnya.

Daftar Harga HP Murah di Bawah Rp 3 Juta, Lengkap dengan Spesifikasi: Samsung, Oppo hingga Vivo

Cerita Atep Jual Hewan Kurban Untuk Idul Adha, Belum Laku Satu Pun, Domba Dijual Harga Terjangkau

Daftar Harga HP Realme Juli 2020, Lengkap Bocoran Spesifikasi Realme C15 yang Bakal Segera Rilis

Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), kegiatan ekonomi di Jabar mulai berjalan secara bertahap. Kang Emil mengatakan, pembukaan kegiatan ekonomi disertai dengan pengendalian risiko penularan COVID-19.

"Kajian kita, yang terkoreksi paling tinggi (di angka) minus 4 persen itu industri, maka kemarin berita baik ada industri groundbreaking di Subang, menandai mereka sudah optimis dengan pengendalian COVID-19 di Jabar dan optimis dengan kualitas ekonomi industri," katanya.

Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar mendapat apresiasi dari sejumlah pihak.

Salah satunya meningkatnya elektabilitas Kang Emil berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia. Menurut Kang Emil, apresiasi tersebut mencerminkan bahwa penanganan COVID-19 di Jabar berhasil.

"Kita kerja itu tidak untuk cari pujian. Orang mengapresiasi itu macam-macam. Ada yang bikin lagu ke saya, mendoakan, ada yang bikin tiktok, bikin surat, ada yang juga menaikkan elektabilitas. Jadi bagi saya itu hanya cerminan saja," katanya. (sam)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved