Breaking News:

Tabrakan Motor dan Mobil Boks

Unit Laka Lantas Polres Kuningan Tangani Kasus Tabrakan Adu Banteng yang Menewaskan Warga Sukamukti

begitu menerima informasi kecelakaan, unit laka lantas Polres Kuningan langsung ke lapangan melakukan pendampingan data kasus lapangan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Petugas kepolisian tengah mengambil data kecelakaan di lokasi tabrakan motor dan mobil di jalur nasional Kuningan, Selasa (14/7/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Petugas unit laka lantas Polres Kuningan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)  di Jalur nasional Kuningan, tepatnya di Blok Cantilan, Desa Bandorassa Wetan,Kecamatan Cilimus, Selasa (147/2020). 

"Dua kendaraan masing – masing Mitsubishi Light Truck Box Nopol B-9139-VCA dan sepeda motor Yamaha Vixion Nopol E-4258-YAS, kini sudah kami amankan untuk pendataan,” ungkap Kepala satuan Lalu Lintas Polres Kuningan, AKP Rizky Syawaludin Akbar mewakili Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, saat menyampaikan keterangannya kepada Tribuncirebon.com.

Rizky menyebutkan bahwa pengemudi kendaraan mobil boks diketahui identitasnya bernama Supriyanto Bin Sumanto (36).

“Sopir itu merupakan warga Blok klayan Rt.002/003 Kelurahan Gugunung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon,” ungap Rizky seraya meyebutkan bahwa pengemudi tidak mengalami luka.

Menurut Rizky, begitu menerima informasi kecelakaan, unit laka lantas Polres Kuningan langsung ke lapangan melakukan pendampingan data kasus lapangan.

Daftar Harga HP Oppo Bulan Juli 2020: Oppo A31 Rp 2,8 Juta, Oppo A91 Rp 3,7 Juta

Daftar Harga HP Vivo Bulan Juli 2020, Dilengkapi Bocoran Harga Vivo X50 Pro dan Vivo X50

“Awal menerima laporan yang dilanjutkan dengan Cek Tkp / Olah TKP. Petugas mencari keterangan saksi dan membuat dokumentasi foto, serta mengamankan Barang Bukti. Tidak hanya itu, petugas kami pun mengecek korban ke RSUD Linggajati, untuk membuat laporan kejadian dan melaporkan kejadian kepada pimpinan,” kata Rizky seraya menambahkan bahwa yang bertugas lapangan itu sebanyak tiga anggota. “Mereka masing – masing Bripka Iman, Bripka Tedi dan Brigadir Sudianto,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya,  kecelakaan lalu lintas dua kendaraan dari arah berlawanan menewaskan Aris (37), warga Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, sekitar waktu Magrib, Selasa (14/7/2020). Jalur itu dikenal warga sebagai jalur tengkorak alias jalur maut.

Pasalnya, jalur itu memiliki tikungan tanggung dan sepi dari permukiman warga. "Emang jalur ini mah, ada saja yang celaka. Apalagi kalau musim hujan turun membuat jalur ini licin," katanya Sarman (46) Warga Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, saat berbincang usai kejadian tadi, di lokasi setempat.

Jalan lurus yang disertai tikungan tanggung, mengancam terhadap keselamatan pengendara yang sedang melaju di jalur tersebut."Ya bayangkan saja, kalau bawa kendaraan ngebut pas masuk tikungan tanggung ini tidak bisa melihat jelas kendaraan dari lawan arah," katanya.

Sementara itu dalam kasus motor bertabrakan dengan mobil boks, kondisi motor ringsek.  "Iya lihat saja kang, itu mesin motor bisa pecah begitu," ujarnya.

Korban pemotor yang terlibat adu banteng di Jalur Nasional meninggal saat tengah mendapat penanganan dari petugas medis di Rumah Sakit Linggajati. "Betul kang, korban laka lantas sudah meninggal," ungkap Hendra salah seorang petugas medis, saat ditemui di RS Linggajati.

Kondisi korban, kata dia, saat dilarikan da menndapat penanganan medis dalam keadaan koma. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved