Wisata Kuningan

Cukup Bayar Rp 20.000, Anda Bisa Berkeliling Naik Perahu, Menikmati Keindahan Waduk Darma Kuningan

Wahana perahu di Objek Wisata Waduk Darma, Kuningan kini bisa dinikmati para pengunjung untuk berkeliling menikmati wisata perairan di sana.

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Wahana perahu di Objek Wisata Waduk Darma, Kuningan kini bisa dinikmati para pengunjung untuk berkeliling menikmati wisata perairan di sana. 
Laporan Kontributor Kuningan,Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Wahana perahu di Objek Wisata Waduk Darma, Kuningan kini bisa dinikmati para pengunjung untuk berkeliling menikmati wisata perairan di sana.
“Selama setengah jam, pengunjung bisa keliling perairan Waduk Darma,” ungkap Dadang, salah seorang pemilik perahu, yang kebetulan juga warga Desa Jagara, Kecamatan Darma, saat ditemui di objek wisata setempat, Minggu (12/7/2020).
Untuk biaya dalam menikmati wisata perairan di Waduk Darma itu relatif murah untuk penumpang. 
“Iya untuk per orang, kami tarif harga sebesar Rp 20 ribu,” kata Dadang.
Menyingung soal pendapatan, kata dia dalam beberapa bulan terakhirnya, kata dia, sejumlah pengusaha yang mengais rezeki di kawasan objek wisata Waduk Darma tidak beroperasi. 
“Karena selama Covid-19, semua di objek wisata tidak ada aktivitas dan tutup total,” katanya.
Namun belum lama ini, kata dia, objek wisata termasuk Waduk Darma mulai dibolehkan untuk menerima pengunjung seperti pada biasanya.
Sehingga, setiap harinya, kata dia, ada saja pengunjung yang ingin berkeliling ke Waduk Darma, melalui jasa angkutan perahu.
 
“Ya meski tidak banyak pengunjung yang naik perahu untuk bekeliling, tapi ada saja penghasilan masuk untuk memenuhi hajat kehidupan keluarga,” katanya.
Mengenai masa pandemi Covid-19 saat ini, kata dia, ini mengikuti anjuran dan peraturan dari pemerintah. 
“Terutama untuk mengurangi jumlah pengunjung yang menumpang dari total kapasitas sebanyak 20 orang,” katanya.
Jadi, masih kata Dadang, dalam setiap perjalanan pengunjung yang berkeliling di perairan Waduk Darma. 
“ Itu jumlah tidak banyak, paling juga sebanyak 5-10 orang dalam jumlah biasanya itu sebanyak 15 -20 orang,” kata Dadang seraya menyebutkan bahwa jumlah perahu yang tersedia untuk pengunjung dalam menikmati suasana perairan Waduk Darma ini. 
“Ada sebanyak 12 perahu, dan ini tidak semua pemilik menjalakannya. Melainkan bagaimana jumlah pengunjung ke waduk saja,” katanya.
Dadang mengatakan, angutan perahu yang menggunakan mesin. “Ini berbahan bakar bensin,” ujarnya.
Masih di kawasan objek wisata Waduk Darma, mantan preman di Kuningan yakni Engkos Markosa Kosasih yang biasa disapa Markos (54) lebih memilih usaha di bidang permainan anak dengan nama Munjul Go'ong.
"Alhamdulillah, saya lebih memilih menggeluti usaha ini sudah 6 tahun lebih. Jadi saya dulunya preman, namun saat ini sudah berhijrah," kata Markos kepada wartawan.
Wahana yang dimilikinya itu setiap bulannya selalu dilakukan perawatan. ”Hal ini dilakukan menjaga agar tidak cepat rusak,” katanya.
Sementara, kata Markos, untuk harga masuk permainan wahana anak hanya Rp 10.000 perwahan yang tersedia di lapak usaha miliknya. 
"Jadi harga segitu, terbilang murah dan tentunya anak-anak pun bisa merasa senang dan gembira," katanya.
Menggeluti usaha wahana permainan anak, kata dia, ini bertujuan ingin meramaikan objek wisata yag berada di daerah kelahirannya.
“Apalagi saya sebagai pribumi asli di wilayah Kecamatan Darma yang sangat peduli terhadap kebahagiaan anak-anak,” katanya.
Markos mengatakan, bahwa papun usaha yang digeluti dan asal ada kesungguhan pasti ada jalan dan bisa merasakan hasilnya lebih manfaat. (*)
 
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved